Menikmati Rujak dan Air Tebu Khas Glee Gapui Pidie

SIGLI – Kawasan Glee Gapui di Kecamatan Indrajaya, Pidie, pada akhir pekan seperti ini ramai dikunjungi warga setempat. Warga mendatangi kawasan ini untuk sekadar menikmati indahnya pemandangan di atas bukit di kawasan itu.

Untuk menuju ke lokasi itu, dari jalan Banda Aceh-Medan bisa dari tiga arah. Selain dari Kota Sigli melalui jalan Garot, juga bisa dilalui dari Keudee Caleue, dan Kota Beureunuen melalui jalan Simpang Lamlo.

Hijaunya persawahan di sepanjang jalan bisa dinikmati saat menuju ke Glee Gapui. Di Glee Gapui, banyak warung yang menjual rujak. Warung-warung itu beratap rumbia.

Rujak-rujak ini diolah dari buah-buahan segar muda seperti mangga, pisang, pepaya, timun, wartel, bengkuang, timun dan lain-lain.

Harga sepiring rujak Rp4 ribu. Selain itu di warung-warung tersebut juga dijual kelapa muda dan air tebu. Segelas kelapa dijual Rp6 ribu, sedangkan air tebu Rp3 ribu per gelas.

Pemilik warung rujak yang terletak di sisi kampus Universitas Jabal Ghafur bernama Hasbi mengatakan, pada hari biasa kedainya dipenuhi mahasiswa yang kuliah di kampus itu.

"Sedangkan hari Minggu dikunjungi oleh kalangan umum," ujarnya kepada ATJEHPOSTcom, Minggu 6 Januari 2013.

Pengunjung yang datang, kata dia, beragam. "Ada yang datang ramai-ramai dan ada juga yang datang bersama keluarga. Pesanan mereka segelas air tebu dan sepiring rujak," ujarnya.[](rz)

  • Uncategorized

Leave a Reply