Menikmati masakan khas Gayo di pinggir Danau Lut Tawar

BAGI Anda yang sedang berada di kota dingin Takengon, suka berwisata dan mencoba kuliner khas daerah. Anda bisa mengunjungi tempat yang satu ini. Namanya Kantin A12. Berada di tepi danau Lut Tawar sekitar 3 kilometer dari pusat Kota Takengon. Tempat ini menawarkan aneka menu masakan khas Gayo. Khususnya berbagai olahan ikan yang berasal dari danau Lut Tawar.

"Kita yang menonjol di sini adalah sajian ikan bakar. Jenis ikannya mujahir. Andalan kita memang ikan mujahir liar yang berasal dari danau Lut Tawar karena banyak yang minta. Tapi kadang stoknya terbatas makanya kita sediakan juga ikan yang berasal dari kramba," kata pemilik Kantin A12, Abrar saat ditemui ATJEHPOSTcom, Jumat 13 September 2013.

Kantin A12 terletak di kawasan Kampung One-one, Kecamatan Lut Tawar, Aceh Tengah. Kawasan ini memang terkenal sebagai daerah objek wisata terdekat dari pusat kota Takengon.

Hanya butuh waktu 10 menit menggunakan kendaraan bermotor untuk sampai ke sana. Lalu pengunjung bisa menikmati hidangan sambil menatap keindahan panorama alam danau dari tempat itu.

Salah satu menu sajian khas di tempat ini yang patut anda coba adalah aneka olahan  ikan depik. Itu adalah ikan asli yang hanya hidup di danau Lut Tawar.

"Untuk ikan yang berasal dari danau memang banyak peminatnya. Biasanya pelanggan kita pesan dulu karena takut kehabisan stok ikan danau. Kami juga menerima ikan mentah yang dibawa pelanggan untuk kami masak di sini. Jadi bumbunya semua dari kami.  Karena banyak juga pelanggan kita yang suka mancing di danau dan pulangnya singgah ke sini," kata Abrar saat berbincang dengan ATJEHPOSTcom.

Berbagai menu khas Gayo yang ditawarkan di warung makan miliknya itu, kata Abrar, seperti masam jing, cecah agur, sayur pucuk jipang dan ikan depik aneka olahan. Serta yang menjadi andalan tempat ini adalah menu ikan bakar. Satu porsi ikan bakar dijual Rp25 ribu. Pengunjung biasa datang bersama keluarga. Tempatnya nyaman dengan meja-meja makan yang tertata rapi. Ada juga lesehan bagi pengunjung yang ingin lebih bersantai.

"Kita buka setiap hari. Untuk yang pesan dulu, menu apa saja kita bisa sajikan. Dan untuk yang bawa ikan sendiri kita minta biaya masak Rp10 ribu untuk satu kilo ikan. Karena bumbunya lengkap semua dari kita," kata Abrar sembari mengipas-ngipas ikan bakar pesanan pelanggannya.[](bna)

  • Uncategorized

Leave a Reply