Mengintip busana Mix and Match ala dara manis Lhokseumawe

SUKANYA sih mix and macth busana sendiri. Selain unik juga berkesan lebih ekslusif. Gak suka niru-niru yang nantinya malah pasaran.

Itulah yang dikatakan Dila Febriani (20 tahun) pemilik Qla Gallery di Jalan Darussalam, Kota Lhokseumawe, kepada ATJEHPOST.com, Rabu 31 Juli 2013.

“Tidak ada yang menginspirasi saya dalam hal berbusana. Saya lebih suka mix and match sendiri. Selama Ramadan dan persiapan busana untuk lebaran nanti, saya memilih celana gombrong Thailand bermotif yang dipadukan dengan blus polos serta jilbab tentunya,” ujar dara cantik yang juga berprofesi sebagai guru di TK Bhayangkari Lhokseumawe itu.

Kata Dila, pemilihan dan padu-padan busana yang dilakukannya sesuai mode yang sedang ‘in’. “Saya masih remaja, dari segi berbusana tentu lebih casual dengan warna-warna terang yang ceria. Sesuai dengan dunia remaja,” ujarnya yang akan kembali melanjutkan pendidikan di Unimal jurusan administrasi negara.

Saat ditanyakan jenis busana seperti apa yang paling diminati pelanggannya untuk persiapan lebaran Idul Fitri. Dila menjelaskan, moment lebaran tentu identik dengan busana muslim. Namun yang paling diminati pelanggannya saat ini jenis gamis dan longdress.

“Gadis remaja usia sekolahan dan mahasiswa lebih menyukai longdress atau gamis berbahan sifon. Biasanya yang berpostur kecil atau langsing memilih bermotif kembang, sedangkan yang berpostur lebih berisi atau gemuk lebih memilih polos atau satu warna.”

Untuk kaum ibu, lanjut Dila, lebih dominan jenis gamis berbahan serat nenas yang menyerupai jeans lembut atau denim.

“Banyak juga yang memilih celana gombrong Thailad bermotif atau polos dengan harga kisaran di atas Rp 200ribu. Untuk aksesoris, gelang India cukup diminati dengan kisaran harga milai Rp 80ribu hingga Rp 450 ribu,” ujar  Dila.

Terkait makna lebaran, baginya merupakan moment berkumpul dan ajang silaturahmi bersama keluarga. “Bagi saya lebaran itu tidak harus memiliki baju baru, yang penting salam tempel (angpau)nya,” kata Dila lagi sambil tertawa.[] (mrd)

  • Uncategorized

Leave a Reply