Mengenal Hamzah, Presiden Mahasiswa Unsyiah yang Calon Dokter

NAMANYA Muhammad Hamzah. Teman-temannya biasa memanggilnya Hamzah. Pemuda kelahiran Benua Raja, Aceh Tamiang, 15 November 1991 ini tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi di Universitas Syiah Kuala Banda Aceh. Saat ini ia tengah duduk di semester tujuh.

Hamzah juga dikenal sebagai seorang aktivis kampus. Kini ia dipercayakan menjabat sebagai Presiden Mahasiswa Unsyiah.

Ketika berbincang-bincang dengan ATJEHPOST.co kemarin, Senin, 12 Januari 2015, Hamzah menceritakan kalau dirinya berasal dari keluarga yang sederhana. Ayahnya, Misio, merupakan seorang PNS di Aceh Tamiang sana. Sedangkan ibunya, Halimah, seorang ibu rumah tangga. Hamzah merupakan anak keenam dari delapan bersaudara.

“Di Banda Aceh saya tinggal bersama kakak di Lamklat, Tungkob,” ujarnya.

Pengalaman organisasinya terbilang komplit, pemuda bergolongan darah B ini pernah menjadi anggota BEM Fakultas Kedokteran Gigi Unsyiah. Ia juga pernah menjadi Kepala Departemen Kominfo Himpunan Mahasiswa Kedokteran Gigi.

Selain itu ia juga pernah menjadi staf Pengabdian Masyarakat di Persatuan Senat Mahasiswa Kedokteran Gigi Indonesia. Saat ini ia menjadi salah satu anggota Sobat Bumi Indonesia. Terakhir ia menduduki posisi sebagai Ketua BEM Fakultas Kedokteran Gigi pada 2014.

“Motivasi saya untuk mencalonkan diri sebagai calon Presiden Mahasiswa Unsyiah karena mendapat dukungan dari kawan-kawan, selain itu juga ada dukungan dari kalangan dosen di fakultas,” kata pengagum Habibie ini.

Di samping itu, Hamzah juga ingin mewujudkan kampusnya menjadi lebih baik lagi. Sejumlah deretan prestasipun pernah dikantonginya, seperti menjadi juara tiga di Olimpiade Siswa Nasional Cabang Biologi saat masih SMA.

Ia juga pernah menjadi juara dua untuk cabang Fahmil Quran di MTQ Aceh Tamiang. Pernah juga menjadi juara pertama lomba cerdas cermat. Di bidang olahraga, Hamzah pernah menjuarai turnamen badminton yang dibuat HIMKA Unsyiah. Ia juga pernah mendapatkan beasiswa Pertamina dari Sobat Bumi Indonesia.

“Saya ingin mewujudkan BEM Unsyiah sebagai lembaga yang kreatif, inovatif, edukatif dan humanis untuk Unsyiah,” katanya terkait visinya ke depan.

Di tataran organisasi, ia juga ingin menjadikan BEM Unsyiah sebagai wadah intelektual muda, dan meningkatkan kolaborasi dan energi dengan seluruh elemen Unsyiah dan luar kampus, serta Meningkatkan fungsi advokasi pelayanan mahasiswa.[]

Laporan Saiful Haris

  • Uncategorized

Leave a Reply