Mengenai Syariat Islam, Media Harus Berikan Pendidikan Pada Masyarakat

BANDA ACEH – Media sangat berpengaruh besar dalam menggiring opini publik terkait pemberitaan Syariat Islam di Aceh yang sering menimbulkan perdebatan.

Hal ini dikemukakan Dosen Fakultas Hukum Unsyiah, Saifuddin Bantasyam pada Kamis 4 Oktober 2012 dalam diskusi Media, Syariat Islam dan Penegakan Hukum yang diselenggarakan oleh Forum LSM Aceh.

Diskusi tersebut dihadiri oleh kalangan Media, LSM dan Pemerintah, ulama dan perwakilan Dinas Syariat Islam. Menurut Bantasyam, media juga perlu memberikan edukasi kepada masyarakat dalam setiap pemberitaannya dengan informasi yang berimbang.

Kata dia, ketidak berimbangan dan miss komunikasi pemberitaan yang ditampilkan, akan membuat persoalan yang ada semakin rumit.

Saifuddin mengatakan, sukses tidaknya penerapan syariat Islam di Aceh tidak terlepas juga dari peran media karena media bisa menggiring opini publik. Kata dia, media tidak boleh main-main dalam memberitakan apapun.

“Negara pun bisa runtuh oleh pemberitaan media,” ujarnya.

Dia mengatakan, media juga harus melihat dari sudut pandang sosial (sosial centris) dalam kerja-kerja pemberitaannya. Kata dia, memutuskan sesuatu itu benar atau tidak atas suatu hal dalam pemberitaan juga harus jelas secara hukum dan sosial di media.

"Dalam kasus penegakan hukum dan HAM misalnya dan konteks syariat Islam, setidaknya media juga perlu melampirkan atau menambahkan tentang undang-undangnya dan item-itemnya yang berhubungan dengan suatu perkara tersebut," tutur Saifuddin.(bna)

  • Uncategorized

Leave a Reply