Menanti Suplai Air PDAM, Warga Lhok Incin Bernazar Potong Kambing

Menanti Suplai Air PDAM, Warga Lhok Incin Bernazar Potong Kambing

LHOKSUKON – Masyarakat Desa Lhok Incin, Kemukiman Buah, Kecamatan Baktiya Barat, Aceh Utara, sejak beberapa tahun lalu bernazar akan menyembelih kambing jika supai air PDAM Tirta Mon Pase mencapai desa mereka. Pasalnya, hingga kini masyarakat setempat masih kesulitan air bersih.

Di Kemukiman Buah terdapat sembilan desa yang kesulitan air bersih. Masing–masing mencakup Desa Matang Paya, Cot Laba, Meunasah Pante, Meunasah Hagu, Cot Murong, Blang Rheu, Paya Bateung, Lhok Incin, dan Meurandeh Paya.

“Warga di sini memiliki sumur, tapi airnya asin, keruh dan berbau. Sehingga hanya dapat dipergunakan untuk mencuci dan mandi. Untuk minum dan memasak kita biasanya membeli di pedagang pengecer Rp 5 ribu per jeriken. Dalam sehari rata-rata setiap keluarga butuh empat jeriken,” kata Geuchik Desa Lhok Incin, Amriadi, kepada portalsatu.com, Sabtu, 4 Juli 2015.

Amriadi mengatakan di desanya terdapat 70 Kepala Keluarga (KK) dengan 450 jiwa yang berasal dari kalangan ekonomi menengah ke bawah.

“Di sini hanya dua keluarga yang ekonominya berkecukupan. Lebih dari itu, semua warga miskin. Warga sudah sangat kelabakan jika harus terus membeli air. Seharusnya uang itu dapat dipergunakan untuk keperluan rumah tangga yang lain,” ujarnya.

Menurutnya ada juga masyarakat sangat miskin yang tidak mampu membeli air. Mereka terpaksa harus menempuh jarak 2 kilometer dengan sepeda dayung untuk mengambil air di Musala Desa Meunasah Hagu.

“Air di Meunasah Hagu tidak tawar dan terasa asin juga, tapi setidaknya tidak seasin air di Lhok Incin. Besar harapan kami air PDAM dapat mengalir ke desa. Bahkan sejak beberapa tahun lalu kami bernazar akan potong kambing jika air PDAM tiba,” katanya.

Dia mengatakan warga sudah berulangkali mendatangi PDAM Tirta Mon Pase. Demikian juga dengan pihak PDAM yang sudah pernah datang ke Lhok Incin.

“Kata petugas PDAM, air akan masuk tahun ini. Namun janji itu tetap sama saban tahun kita datang ke PDAM. Faktanya hingga hari ini belum ada realisasi apapun,” kata Amriadi.[](bna)

Leave a Reply