Menanti Laga Pembuka Euro: Polandia Versus Yunani

Menjadi tuan rumah, ini keikutsertaan ketiga kalinya Polandia di turnamen Piala Eropa 2012, sebelumnya di tahun 1960 Timnas Polandia berhasil mencapai babak 16 besar. Pada  2008 lalu, Polandia hanya mampu menembus  penyisihan grup.

Rekor mereka di Piala Eropa bahkan tidak ada. Tahun ini mereka tampil lagi di kejuaraan antarnegara Eropa itu dengan predikat sebagai tuan rumah (bersama Ukraina), dan oleh karenanya tidak mengikuti babak kualifikasi.

Sebagai tuan rumah, secara otomastis Polandia ikut serta di turnamen ini, tentunya dengan dukungan dari supporter karena bermain di depan publik sendiri akan membuat Polandia menjadi kuda hitam di Euro 2012 ini.

Di Euro 2012 ini, Polandia berharap tangan dingin Franciszek Smuda yang menggantikan posisi Leo Beenhaker pada bulan Oktober 2009 setelah pelatih asal Belanda tersebut gagal mengantarkan Polandia ke Piala Dunia 2010.

Menyandang status tuan rumah sebagai kuda hitam, perjalanan Polandia dipastikan mampu bersaing dengan tiga kontestan lainnya. Dimana mereka tergabung dalam undian group A, bersama Timnas Yunani, Timnas Rusia dan Republik Ceko.

Berdasarkan grafik permaianan, Polandia adalah negara dengan rangking FIFA terendah dari semua peserta turnamen tersebut yaitu berada di peringkat 66 dunia.

Pelatih Franciszek Smuda telah mencoba 67 pemain dalam 26 partai, Secara teknis, permainan Polandia kurang mengesankan.Dari 21 pertandingan yang mereka lakukan sejak medium Agustus 2010-Februari 2012, Polandia hanya menang tujuh kali. Sisanya  seri sembilan kali dan kalah lima kali.

Ada beberapa nama yang diharapkan publik Polandia untuk membantu perjalanan Polandia, diantaranya sang kapten, Jakub Blaszczykowski yang pernah menjadi pemain terbaik Polandia tahun  2008 dan 2010. Ada pula  bintang muda Robert Lewandowski.  Striker Borusia Dortmund  tersebut telah melakukan 40 caps dan 13 gol untuk Polandia. Selain itu, Polandia juga punya talenta berbakat yang menjadi kiper utama Arsenal saat ini, Wojciech Szczesny.

Polandia juga pernah melahirkan beberapa pemain lengenda pada zamannya, seperti Włodzimierz Lubański, Grzegorz Lato dan Zbigniew Boniek.

Berikut timans Polandia di  Euro 2012.

Kiper: Wojciech Szczęsny (Arsenal), Łukasz Fabiański (Arsenal), Przemysław Tytoń (PSV Eindhoven).

Bek: Łukasz Piszczek (Borussia Dortmund), Marcin Wasilewski (Anderlecht), Damien Perquis (Sochaux), Sebastian Boenisch (Werder Bremen), Jakub Wawrzyniak (Legia Warszawa), Tomasz Jodłowiec (Polonia Warszawa), Grzegorz Wojtkowiak (Lech Poznań), Marcin Kamiński (Lech Poznań).

Gelandang: Dariusz Dudka (Auxerre), Ludovic Obraniak (Bordeaux), Adam Matuszczyk (Fortuna Düsseldorf), Sławomir Peszko (FC Köln), Eugen Polanski (Mainz), Jakub Błaszczykowski (Borussia Dortmund), Adrian Mierzejewski (Trabzonspor), Maciej Rybus (Terek Grozny), Sebastian Mila (Śląsk Wrocław).

Penyerang: Robert Lewandowski (Borussia Dortmund), Kamil Grosicki (Sivasspor), Ireneusz Jeleń (Lille).

 

Yunani

Negeri para dewa–julukan Yunani pernah begitu mengejutkan dunia ketika berhasil keluar sebagai juara di Euro 2004. Keikutsertaan di Euro kali ini adalah yang ketiga bagi Yunani. Sebelumnya, mereka tampil di  2004 dan 2008.

Di Euro 2008 Yunani hanya bertahan hingga babak grup dimana Yunani berada di grup D bersama Spanyol, Swedia dan Russia. Keikutsertaan Yunani kali ini sendiri merupakan salah satu penghibur bagi rakyatnya karena krisis ekonomi sedang melanda negara itu.

Pelatih Fernando Santos menggantikan Otto Rehhagel dipercaya untuk membawa timnas Yunani di Euro 2012. Perjalanan mereka  begitu mengesankan. Yunani menyelesaikan kualifikasi tanpa terkalahkan, dimana unggul dua poin dalam persaingannya dengan Kroasia untuk merebutkan status juara grup untuk lolos otomatis ke Polandia-Ukraina.

Selalu tampil di seluruh laga pada putaran kualifikasi, gelandang veteran sekaligus capten yang royal Giorgios Karagounis mampu mengembalikan masa kejayaan Yunani ketika merengkuh juara 2004 silam dan ia diharapkan mampu mengatur performa timnya. Sosok lainnya adalah Playmaker Panathinaikos, Sotiris Ninis yang mampu meluluhlantakan jala lawan meski usianya baru 21 tahun.  Vasilis Torosidis, Full-back serbabisa asal Olympiakos itu telah menjelma menjadi sosok menakutkan di pertahanan Yunani, meski ada spekulasi ia akan absen pada laga perbuka.

Berikut tim Yunani di  Euro 2012.

Kiper: Alexandros Tzorvas (Palermo), Michalis Sifakis (Aris), 

Kostas Chalkias (PAOK).

Bek: Vasilis Torosidis (Olympiakos), Jose Holebas (Olympiakos), Sokratis Papastathopoulos (Werder Bremen), Kyriakos Papadopoulos (Schalke), Avraam Papadopoulos (Olympiakos), Nikos Spyropoulos (Panathinaikos), Stelios Malezas (PAOK), Loukas Vyntra (Panathinaikos).

Gelandang: Giannis Maniatis (Olympiakos), Grigoris Makos (AEK), Kostas Katsouranis (Panathinaikos), Giorgos Karagounis (Panathinaikos), Giannis Fetfatzidis (Olympiakos), Giorgos Fotakis (PAOK), Pantelis Kafes (AEK), Sotiris Ninis (Panathinaikos)

Penyerang: Fanis Gekas (Samsunspor), Georgios Samaras (Celtic), Dimitris Salpingidis (PAOK), Stefanos Athanasiadis (PAOK), Nikos Lymberopoulos (AEK).

 

  • Uncategorized

Leave a Reply