Menagih Janji Gubernur Zaini

PUBLIK Aceh mungkin masih mengingat pesan Gubernur Zaini Abdullah kala menggelar mutasi pejabat pertama kalinya pada 5 November 2012 lalu.

Kala itu, isi sambutan Gubernur Zaini dikenal cukup pedas oleh para pejabat yang dilantik.

Kata Gubernur, mereka yang telah dilantik akan terus diawasi kinerjanya dan dievaluasi saban bulan atas target yang sudah ditetapkan. Bahkan, Kepala Pemerintah Aceh itu menegaskan ia memberi waktu enam bulan kepada Kepala SKPA membuktikan kinerjanya.

“Jika dalam waktu tersebut Anda tidak dapat memperlihatkan kinerja sebagaimana yang kami harapkan, maka kami dengan sangat menyesal akan mengganti saudara-saudara.”

Kalimat inilah yang kemudian membuat Kepala SKPA sungguh-sungguh bekerja. Mereka takut akan menjadi gelombang pertama yang digusur oleh Doto Zaini.

Enam bulan berlalu, memang ada beberapa Kepala SKPA yang kemudian diganti. Beberapa lainnya, hanya bongkar pasang serta tukar tempat.

Doto Zaini dalam mutasi kedua tersebut, kembali menekankan bahwa tak segan-segan mengganti pejabat yang berkinerja rendah. Namun kali ini, setelah hampir dua tahun berlalu, Gubernur Zaini belum juga mengambil kebijakan apapun terkait kelemahan SKPA.

Hingga Juli 2014, ada banyak SKPA yang masih berapor merah, serapan anggaran minim dan pembangunan fisik rendah. Ada juga SKPA yang diduga melakukan dugaan korupsi dan penyelewengan dana masyarakat.

Kemudian, SKPA yang mengurusi mutu pendidikan Aceh juga menunjukan kinerja yang lemah. Provinsi Aceh sudah dua tahun berturut-turut berada di posisi paling perolehan hasil UN tingkat SMP dan SMA se-nasional. Provinsi Papua masih lebih baik dari Aceh.

Pertanyaannya, apa penilaian Gubernur Zaini terkait persoalan ini. Tentunya publik Aceh berhak mengetahui, apa hasil evaluasi Gubernur terhadap Kepala SKPA yang bermasalah selama ini? Dan publik menunggu pertanggungjawaban tersebut.

Komitmenkah Gubernur Zaini mengawal pemerintahan yang baik? Atau komitmen tersebut tidak berlaku bagi SKPA tertentu. Sekali lagi, public Aceh menunggu pertanggungjawaban tersebut.

  • Uncategorized

Leave a Reply