MD Band, Guest Star di Gen-K Festival

SEJARAH band ini dimulai disaat Ayi (vokal), mengajak Jal Pentol (drum), Didin (bass), Dian (gitar) dan Dedek (gitar), untuk membentuk sebuah grup musik di tahun 1999. Nama MD Band ini diambil dari inisial Mahdi, manager band mereka di saat itu. Karakter vokal Ayi, yang sangat mirip dengan Krisyanto, menjadikan band ini sebagai spesialis cover lagu-lagu dari kelompok Jamrud.

Semua kompetisi musik yang ada di Aceh pun mereka jajal. Hingga membuahkan beberapa prestasi diantaranya: Juara I Live on Stage 2002, Juara I Piala Muspida Takengon 2003, Juara I Law Greatest 2005, dan lain-lain.

Sebagai band yang disegani di Aceh, mereka pun diajak untuk menjadi opening act beberapa artis nasional yang tampil di Banda Aceh. Antara lain Aryo di tahun 2003, dan Peter Pan di tahun 2004.

MD band sempat vakum di tahun 2008-2010, karena ditinggal Jal Pentol dan Dian, yang hijrah ke Jakarta, dan sempat mengeluarkan album bersama Pion Band dan A Minus One.  Tapi mereka kembali aktif ketika Jal dan Dian memutuskan untuk kembali ke Banda Aceh.

Ketika ditanya, apa perbedaan antara musisi Banda Aceh sekarang dan dulu? Dian menjawab kalau dulu ketika MD Band baru dibentuk, umumnya band-band di Banda Aceh memainkan musik yang sangat bervariasi. Jarang sekali ada band yang mirip dengan band lain. Semuanya mempunyai ciri. Kalau sekarang, band-band yang ada memainkan musik yang sangat homogen dan sedikit variasinya.

“Tentu sekarang ada kemajuan juga misalnya instrument musik yang dimiliki musisi Banda Aceh  sekarang lebih canggih dan hebat-hebat,” Ujar Jal Pentol.

Dalam perbincangan ini, Dian juga mengeluhkan betapa rendahnya honor band yang ditawarkan oleh Event Organizer dan Sponsor. “Bayangkan, honor artis Nasional yang main di Banda Aceh berkisar antara 40 sampai 60 juta rupiah, tapi honor artis lokal yang menjadi band pembuka cuma dibayar 1,5 juta rupiah,” 

Menurut Dian, ketimpangan ini disebakan oleh musisi Banda Aceh tidak mempunyai posisi tawar yang baik. EO dan sponsor sering menekan dengan sangat rendah honor artis lokal. Kalau menolak, maka mereka akan menawarkan kepada band lain. 

“Andai saja musisi Banda Aceh ini kompak dan bersatu, maka kita bisa menaikkan posisi tawar kita, sehingga kita tidak dengan mudah ditekan dan diadu-domba oleh EO dan sponsor,” ujar Dian lagi.

Pada Gen-K Festival Musik Banda Aceh 2012 ini, MD Band akan menjadi guest star dan akan membawakan beberapa lagu milik Jamrud, yang akan dibawakan secara medley. Antara lain: Kau dan Ibumu, Senandung Raja Singa, Ingin Kembali, Berakit-rakit, F*ck Off, Bising dan Ingin Kawin.

Untuk bertanya jawab dengan mereka, bisa dilakukan melalui akun facebook milik Dian http://www.facebook.com/dian.sudarma dan semua pertanyaan penggemar pasti akan dijawab.[]

  • Uncategorized

Leave a Reply