Massa Blang Lancang-Rancong Masih Bertahan di Arun

RATUSAN warga eks Blang Lancang dan Rancong, Lhokseumawe, masih bertahan di depan pintu utama PT Arun hingga siang ini, Rabu, 15 Oktober 2014. Warga juga terlihat beristirahat dan melaksanakan salat zuhur di pintu utama PT Arun.

Aksi menuntut resettlement (pemukiman baru) ini kemudian dilanjutkan dan mendapat pengawalan dari kepolisian. Koordinator Aksi, Tri Juanda, mengatakan pihaknya tetap melanjutkan aksi jika PT Arun tidak mau menjumpai massa. 

"Kita akan memasang tenda di depan pintu PT Arun untuk terus melakukan tuntutan kami. Kami harapkan kepada Gubernur Aceh dan PT. Pertamina agar menyikapi permasalahan ini dengan serius terkait permasalahan sengketa atau relokasi kampung baru bagi warga Rancong dan Blang Lancang," ujarnya.

"Kami juga mengecam pihak PT. Arun jika permasalahan ini tidak diselesaikan," katanya.

Sebelumnya diberitakan, ratusan warga eks Blang Lancang dan Rancong berunjuk rasa di depan pintu PT Arun, Rabu, 15 Oktober 2014. Demonstrasi tersebut berujung bentrokan akibat massa yang terus mendesak masuk ke kompleks kantor utama perusahaan.[]

  • Uncategorized

Leave a Reply