Masjid Niu Jie, jantung syiar Islam di Beijing

MASJID Niu Jie adalah masjid terbesar dan tertua di Beijing. Masjid ini juga merupakan pusat tempat spiritual di Beijing dengan populasi muslim kurang lebih 200.000 jiwa.

Masjid ini dibangun pertama kali oleh duo Arab pada 995. Selama periode kekuasaan Dinasti Yuan, Ming, dan Qing, yakni sepanjang abad 13 hingga 19, masjid ini sempat mengalami beberapa kali perluasan.

Hingga akhirnya pada RRC berdiri pada 1949, masjid Niu Jie sudah mengalami tiga kali renovasi pada tahun 1955, 1979 dan 1996. Niu Jie adalah masjid terbesar di antara 68 masjid yang ada di Beijing, Cina.

Masjid Niu Jie merupakan pusat muslim dari utara hingga selatan Beijing, letaknya kurang lebih satu mil dari Kuil Surga. Di sekitar masjid ini tampak ramai pedangan makanan yang menjual masakan muslim. Nama 'Niu Jie' itu sendiri berarti 'Jalan Sapi' karena masakan halal yang kebanyakan dijual berkomposisi daging sapi.

Tampak luar masjid ini didesain dalam gaya Cina klasik, yang lebih menyerupai kuil-kuil Budha. Namun, tampak dalam masjid ini bergaya Arab tradisional. Hal itu tampak dari kaligrafi perpaduan tulisan Arab dan Cina menghiasi tiap dinding masjid.

Pengunjung yang non-muslim tidak diperbolehkan memasuki ruang beribadah, namun bisa mengagumi arsitektur dari luar dan menikmati pemandangan pedesaan di sekitaran masjid. | sumber: merdeka.com

  • Uncategorized

Leave a Reply