Masjid An Nur Ie Masen Kaye Adang, awalnya hanya meunasah

MASJID Jamik An Nur di Gampong Ie Masen Kayee Adang masuk salah satu masjid yang ikut lomba untuk memeriahkan HUT Kota Banda Aceh ke-808.

Sekretaris pengurus masjid, Iskandar Effendi Tahir, kepada ATJEHPOSTcom mengatakan masjid ini dibangun tahun 1989. Waktu itu biaya untuk membangun masjid hanya Rp 1,5 juta hasil swadaya masyarakat setempat.

Awalnya masjid ini hanya berupa meunasah atau surau saja. Beberapa tahun setelah dibangun dijadikan masjid dan mulai digunakan untuk salat berjamaah.

“Selang beberapa tahun kami dirikan jamaah pertama,” katanya, Jumat, 19 April 2013.

Masjid ini terlihat sangat nyaman, halamannya luas. Di sekelilingnya tumbuh pohon-pohon yang rindang. Membuat suasana menjadi teduh. Di dalam pekarangan masjid ada Sekolah Taman Kanak-kanak, PKK dan Pustaka Gampong.

Saat ini masjid sedang direnovasi, terasnya sedang diperluas namun tidak mengurangi keindahan dekorasi masjid itu. Bangunan masjid seluruhnya warna putih. Sedangkan pagarnya dicat hijau terang sehingga terlihat kontras.

Masjid ini kata Iskandar, diperkirakan menampung sampai 1.500 jamaah. Diberi nama An Nur, yang artinya adalah cahaya. Di sini juga menjadi pusat remaja masjid.

“Di masjid ini juga pernah dibuat MTQ kota madya tahun lalu, selain itu juga MTQ tingkat gampong juga sering di sini," katanya.[] ihn

  • Uncategorized

Leave a Reply