Mantan Wagub Aceh Minta Din Minimi Dapat Penanganan Intensif

MANTAN Wakil Gubernur Aceh, Muhammad Nazar, mengatakan kehadiran kelompok bersenjata Din Minimi harus mendapat penanganan intensif dari Pemerintah Aceh. Hal tersebut dilakukan agar tidak menimbulkan permasalahan baru di tengah perdamaian Aceh.

“Pemerintah Aceh harus menanggapi dengan arif dan bijaksana serta lakukan komunikasi dengan baik kepada kelompok tersebut,” ujarnya kepada ATJEHPOST.co, Senin, 13 oktober 2014.

Ia juga menyarankan Pemerintah Aceh membuka ruang diskusi yang baik dengan kelompok Din Minimi agar keinginan mereka tercapai.

“Pemerintah bisa memanfaatkan sejumlah LSM yang memang dekat dengan Din Minimi sebagai jembatan komunikasi dengan kelompok tersebut,” ujarnya.

Menurutnya dengan adanya komunikasi yang baik, akar persoalan munculnya kelompok tersebut didapati dan ditindaklanjuti dengan kedewasaan. Sehingga, katanya, tidak ada perpecahan di kalangan masyarakat Aceh.

Nazar juga meminta Pemerintah Aceh memperbanyak program peningkatan ekonomi sosial untuk mengatasi konflik dengan masyarakat.

“Saya pikir dengan dana Otsus yang semakin tinggi dan anggaran Aceh yang semakin banyak, pemerintah sudah saatnya memperbanyak program-program peningkatan ekonomi rakyat,” katanya.

Informasi yang diterima ATJEHPOST.co, Din Minimi merupakan salah satu ekskombatan yang pernah mendukung Muhammad Nazar saat mencalonkan diri sebagai Gubernur Aceh pada 2012. Dukungan Din Minimi terhadap Muhammad Nazar ini membuatnya berselisih dengan anggota Komite Peralihan Aceh (KPA) yang lain saat itu yang mengusung pasangan Zaini Abdullah dan Muzakir Manaf.[]

Ikuti perkembangannya dalam topik:
#Perlawanan Din Minimi

  • Uncategorized

Leave a Reply