Mancini bantah rumor dipecat dari The Citizens

MANAJER Manchester City, Roberto Mancini, membantah rumor tentang dirinya berada diambang pemecatan. Kabarnya, masa kekuasaan Mancini akan berakhir jika City kalah dari Leeds United, dalam ajang Piala FA, Minggu, 17 Februari 2013.

Kabar pemecatan Mancini tak lepas dari peluang City mempertahankan gelar Liga Primer Inggris yang kian menipis. City tertinggal 12 poin dari Manchester United dengan 12 pertandingan sisa. The Citizens juga gagal meraih kemeangan dalam tiga laga terakhir. Andai tersingkir dari Piala FA dan kembali tergelincir di Liga Primer, City dipastikan mengakhiri musim dengan tangan hampa.

“Kami memulai proyek ini tiga tahun lalu. Dalam tiga tahun kita selalu di atas. Kami memenangkan tiga piala,” kata Mancini. “Semua orang yang membicarakan hal ini (isu pemecatan dirinya) tidak mengerti sepak bola. Jika Manchester City memecat saya, 20 tim lain di Liga Primer harus tanpa manajer.”

Meski berada di bawah tekanan setelah tertinggal 12 poin dari MU, Mancini tidak menyerah. Musim lalu Mancini mampu menunjukkan hal tersebut. City tertinggal delapan poin ketika liga tinggal menyisakan enam laga, namun City akhirnya bisa mengejar MU dan keluar sebagai juara.

Hal tersebut tampaknya menjadi acuan Mancini di musim ini. Manajer asal Italia itu tetap yakin City masih berpeluang besar menjuarai Liga Primer musim ini.

“Saya memiliki mentalitas yang lain. Selalu berpikir kami bisa memenangkan segalanya,” ujar Mancini. “Kami memiliki 12 pertandingan sisa. Kami perlu melakukan yang terbaik, tidak perlu melihat peringkat klasemen karena saat ini hal itu tidak penting.”

“Kami adalah tim yang bagus. Kami melakukan beberapa kesalahan dan kehilangan beberapa poin bodoh,” tutur Mancini. “Kami tidak layak tertinggal 12 poin. MU memang layak untuk tetap di atas saat ini, tetapi kita akan melihat apa yang terjadi selanjutnya.”[] sumber : tempo

  • Uncategorized

Leave a Reply