Mahasiswa Pertanian Unsyiah Teliti Kertas Berbahan Ampas Tahu

Mahasiswa Pertanian Unsyiah Teliti Kertas Berbahan Ampas Tahu

BANDA ACEH – Salah satu mahasiswa Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Pertanian Unsyiah, Muhammad Fauzi, sedang meneliti cara pembuatan kertas berbahan baku ampas tahu dan kertas bekas.

Mahasiswa asal Sumatera Utara ini tertarik dengan penelitian tersebut karena melihat kebutuhan pada kertas saat ini semakin meningkat. Dengan memanfaatkan limbah dan bahan baku yang ramah lingkungan dalam membuat kertas, hal ini menjadi salah satu upaya penyelamatan alam.

“Inti utama dari penelitian ini yaitu bagaimana memanfaatkan limbah-limbah yang tidak terpakai menjadi suatu yang lebih berguna dan mempunyai nilai lebih,” katanya saat ditemui di kampus Unsyiah beberapa waktu lalu.

Cara pembuatan kertas ini dilakukan dengan mengkombinasikan antara limbah kertas dengan ampas cair tahu yang telah dijadikan nata de soya, yaitu sejenis nata de coco. Jika nata de coco dibuat dari air kelapa maka nata de soya ini dibuat dari ampas cair tahu.

kertas seniilustrasi kertas seni

Hasil pencampuran limbah kertas dan ampas tahu ini akan diolah dan dibentuk menjadi kertas. Jenis kertas yang dihasilan adalah kertas seni, yaitu kertas berwarna agak kecokelatan. Kertas ini umumnya digunakan untuk membuat lukisan atau sketsa bangunan.

“Kertasnya masih belum sempurna, harapannya penelitian tentang kertas ini terus berlanjut sehingga kertasnya bisa dijual ke pasar nantinya,” ujar Fauzie.[] (ihn)

Laporan Kenara, mahasiswa Unsyiah Banda Aceh

Leave a Reply