Mahasiswa Bawa Minuman Keras ke Ruang Sidang DPRK Aceh Tengah

TAKENGON – Setelah melakukan pengerebekan minuman keras (miras) di pasar Takengon dan menemukan beberapa kardus minuman keras, puluhan mahasiswa langsung membawanya ke ruang Sidang Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tengah, Kamis 28 Juni 2012 sekira pukul 13.00 WIB.

Di ruang sidang,  sedang berlansung dialog antara mahasiswa dan anggota dewan beserta Direktur PDAM Tirta Tawar, membahas krisis air bersih yang dialami oleh warga Takengon. Minuman keras tersebut langsung diletakkan di tengah ruang sidang DPRK Aceh Tengah.

Sukran, Ketua HMI Cabang Takengon mengatakan, minuman keras yang ditemukan di toko-toko yang ada di pasar Takengon itu di bawa ke ruang sidang DPRK setempat untuk membuktikan bahwa benar-benar minuman keras itu di jual bebas di Takengon.

“Kami meminta dewan Aceh Tengah dan pemerintah daerah untuk mengambil sikap dan memberantas penjual miras di Takengon, yang kami bawa ini dari hasil pengerebekan di toko-toko yang ada di Takengon,” sebut Sukran.

Kemudian mahasiswa membuka salah satu minuman keras tersebut dan menyiram ke tangan salah seorang anggota dewan yakni Bardan Sahidi dari Partai PKS sebagai bukti lagi bahwa isinya benar-benar minuman keras. []

Berita Terkait:

Mahasiswa Gerebek Tempat Penjual Minuman Keras di Takengon

  • Uncategorized

Leave a Reply