Mahasiswa Batalkan Demonstrasi ke Pertamina

BANDA ACEH – Rombongan mahasiswa yang berdemonstrasi menuntut rencana kenaikan harga BBM ke gedung Dewan Perwakilan Rakyat Aceh, tadi siang, Selasa 27 Maret 2012, membatalkan rencana unjuk rasa serupa ke kantor Pertamina Banda Aceh.

Pantauan The Atjeh Post, saat demonstrasi berlangsung, mahasiswa sempat berdialog dengan Wakil Ketua DPRA Amir Helmi. Mahasiswa meminta Amir atas nama DPRA meneken surat yang akan dikirim kepada Presiden SBY. Surat tersebut berisi penolakan atas rencana kenaikan harga BBM. Namun, saat diminta meneken surat tersebut, tiba-tiba Amir Helmi pergi meninggalkan kerumunan pendemo.

Saat itu sempat terjadi kericuhan kecil antara pendemo dengan aparat keamanan yang mengamankan demo. Menurut Syakirorrozi, Koordinator Lapangan aksi tersebut, jika tidak terjadi kesepakatan antara mahasiswa dan DPRA, mereka akan kembali mengadakan demonstrasi besar-besaran esok hari, Rabu 28 Maret 2012.

Para demonstran dalam unjuk rasa tersebut berasal dari BEM se-Banda Aceh di antaranya Universitas Syiah Kuala, Universitas Abulyatama, dan Universitas Serambi Mekkah, Universitas Muhammadiyah, dan Akademi Kebidanan Muhammadiyah Banda Aceh.

Setelah terjadi ketegangan dengan aparat keamanan, beberapa kelompok pendemo memisahkan diri dari rombongan. Demonstrasi yang direncakan ke Pertamina dan SPBU-SPBU di banda Aceh pun urung.

Syakirorrozi mengatakan walaupun Wakil Ketua DPRA enggan meneken surat untuk SBY tersebut, pendemo tetap mengirimkan perwakilan untuk bernegosisasi dengan DPRA.

"Setelah menunggu negosasi, salah seorang tim yang diutus menyampaikan bukannya hasil yang didapat akan tetapi janji-janji belaka," ujar Firdaus, seorang pendemo. Karena hasil mengecewakan itu, mahasiswa membubarkan diri sambil melempari gedung DPRA dengan telur.[]

  • Uncategorized

Leave a Reply