LPSDM Diminta Perpanjang Pendaftaran Beasiswa Korban Konflik

Ikatan Pemuda Pelajar Aceh Timur (IPPAT) meminta Lembaga Pemberdayaan Sumberdaya Manusia (LPSDM) memperpanjang masa pendaftaran beasiswa korban konflik, yang telah ditutup sejak 7 November 2014 lalu.

"Kita melihat Kabupaten Aceh Timur merupakan daerah dengan intensitas konflik tertinggi. Masih banyak mahasiswa Aceh timur yang tertinggal waktu untuk melengkapi persyaratan beasiswa," kata Ketua IPPAT, Sayyid kepada ATJEHPOST.co, Minggu, 9 November 2014

Hal senada disampaikan Ketua Umum Forum Paguyuban Mahasiswa Pemuda Aceh (FPMPA), Mufied Alkamal. Ia mengeluhkan adanya pembatasan nilai bagi penerima beasiswa korban konflik layaknya beasiswa berprestasi.

"Penerima harus memiliki IPK minimal 2,75 untuk D3-S1 dan S2-S3 memiliki 3.00. Seharusnya hal ini tidak menjadi sebuah persyaratan, berbicara konflik, ada banyak pertimbangan," ujarnya.

Ia berharap hal ini menjadi pertimbangan agar ke depan beasiswa reintegrasi atau beasiswa korban konflik bisa dirasakan oleh semua korban tanpa ada pembatasan. "Jika memang ini untuk mempertegas atas terwujudnya perdamaian Aceh dan terlaksananya UUPA demi mensejahterkan rakyat Aceh, maka tak ada pengecualian," katanya.[]

  • Uncategorized

Leave a Reply