Kurang Dana, Panwaslu Bireuen Lantik Pengawas Lapangan Jelang Kampanye

BIREUEN – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Bireuen baru melantik Petugas Pengawas Lapangan (PPL) Pilkada Bupati-Wakil Bupati Bireuen menjelang masa kampanye. Padahal tahapan Pilkada Bireuen telah dimulai sejak awal 2012.

Ketua Panwaslu Bireuen Mursal Ridha, saat ditanyakan The Atjeh Post soal terlambatnya pelantikan PPL se-Kabupaten Bireuen terlihat mengurut kening.

“Bukan tidak ada dana dari Pemkab Bireuen, tetapi dana yang dialokasikan sangat minim dari jumlah yang kami usulkan sesuai dengan tahapan berjalan,” ujar Mursal Ridha di sela pelantikan PPL Kecamatan Kota Juang, Juli, Jeumpa, dan Kuala di Aula Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Bireuen, Selasa 5 Juni 2012.

Imbasnya, kata dia, pelantikan PPL Pilkada Bireuen juga harus disesuaikan dengan keadaan keuangan dasar alokasi Pemkab Bireuen. “Konsekuensinya seperti ini,” ujar Mursal.

Pegawai sekretariat KIP Lhokseumawe itu mengungkapkan, awalnya Panwaslu Bireuen mengajukan anggaran Rp4,6 miliar. Lalu sebelum pembahasan APBK Bireuen, dipangkas menjadi Rp2,4 miliar.

“Terakhir setelah dilakukan pembahasan, yang disetujui anggaran untuk Panwaslu Bireuen hanya Rp1,5 miliar, sehingga beberapa komponen panwas tidak berjalan dengan maksimal, misalnya perekrutan PPL,” katanya.

Pelantikan PPL secara bergiliran selama dua hari di empat lokasi itu pun, sebut Mursal Ridha, dilakukan dengan fasilitas Pilkada Gubernur lalu seperti seragam PPL.

“Dari dana yang disetujui Rp1,5 miliar itu pun, sampai hari ini belum sesen pun dikucurkan, tetapi dengan resiko tinggi, kami tetap melaksanakan pelantikan PPL sebab menjelang masa kampanye dan pemungutan suara,” katanya. []

  • Uncategorized

Leave a Reply