Kuasa Hukum Global Advertising: Muhammad Nazar Diadukan ke Polda Metro Jaya Soal Penipuan

BANDA ACEH – Kuasa hukum usaha percetakan Global Advertising, Muannas, membantah dugaan adanya pihak-pihak tertentu yang menunggangi kasus kliennya yang sedang ia tangani.

Dalam kasus ini, kliennya Ade Kurnia, kata Muannas, sama sekali tidak memiliki kepentingan politik apapun terhadap proses Pilkada di Aceh. Selain itu Ade Kurnia menurut Muannas, juga tidak terlibat dalam partai politik apapun atau nonpartisan.

"Klien saya murni berdagang, tidak ada urusannya dengan politik dari daerah mana saja. Pengaduan ini semata-mata bukan soal hutang piutang, tapi kasus penipuan. Modusnya adalah menggunakan slip pembayaran bank, seolah-olah sudah dilakukan pembayaran, padahal fiktif," ujar Muannas kepada The Atjeh Post, Kamis malam, 24 Mei 2012.

Kasus dugaan penipuan yang dilakukan oleh mantan Wakil Gubernur Aceh Muhammad Nazar itu, kata Muannas, terkait pengadaan atribut kampanye pada Global Advertising. Atribut kampanye yang dicetak pada Global Advertising berupa baliho, kaos, dan stiker.

"Kami mempunyai bukti-bukti kuat terkait indikasi penipuan itu, berupa slip setoran yang dikirimkan oleh pihak Muhammad Nazar terhadap klien saya," kata Muannas.

Terkait pernyataan dari pihak Muhammad Nazar yang mengatakan bahwa Global Advertising telah melakukan pencemaran nama baik, Muannas mengatakan jika memang ingin mengajukan pengaduan silakan saja.

"Jika memang Muhammad Nazar mengaku ditipu oleh seseorang, mengapa ia tidak pernah melaporkan hal itu sejak awal," katanya.[]

Berita Sebelumnya:

Tim Muhammad Nazar, Global Advertising Lakukan Pencemaran Nama Baik
Diadukan ke Polda Metro Jaya, Ini Kata Tim Muhammad Nazar
Mantan Wakil Gubernur Aceh Diadukan ke Polda Metro Jaya

  • Uncategorized

Leave a Reply