Krisis di Gaza, Ini Seruan Presiden SBY

JAKARTA – Presiden SBY mengecam pertempuran yang terjadi di Gaza. Indonesia menyerukan agar kekerasan bisa segera dihentikan. Indonesia berharap perang terbuka antara 2008-2009 tidak terulang.

"Saya cemas karena tembakan roket dan tembakan jauh masih terjadi. Sementara korban terus berjatuhan," kata SBY di Halim Perdanakusuma, sebelum bertolak ke Kamboja, Sabtu 17 November 2012.

SBY meminta Dewan Keamanan PBB untuk segera mengambil tindakan guna meredam aksi kekerasan agar tidak semakin meluas. "Kami mendukung konsep two states solution. Kalau itu bisa terwujud apa yang terjadi bisa dicegah," ucapnya.

Menurutnya bila konsep itu terlaksana, maka dapat mendorong Israel untuk menghentikan serangan udara, dan mencegah aksi-aksi pertempuran baru di Gaza.

Dia menjelaskan, pada perang Gaza terakhir, selama tiga minggu, menewaskan ribuan warga Palestina, kebanyakan warga sipil. "Ini tanggung jawab agar penduduk sipil tidak menjadi korban. Kami dukung penuh kemerdekaan Palestina," kata dia.

SBY berangkat ke Kamboja untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Association of Southeast Asian Nation (ASEAN) dan KTT Asia Timur. Selain isu regional, SBY akan menggunakan kesempatan di forum itu untuk membahas konflik di Timur Tengah.

"Situasi Timur Tengah akan menjadi perhatian kami semua. Kesempatan baik. Seruan saya selaku Presiden RI, utamanya yang terjadi di Gaza. Indonesia sungguh menyerukan agar kekerasan bisa segera dihentikan dan dicegah perang terbuka." | sumber: vivanews

  • Uncategorized

Leave a Reply