KPU: Pertanyaan dalam Debat Capres Disusun Tim Pakar

SEMUA pertanyaan untuk Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla dalam debat capres-cawapres berasal dari Komisi Pemilihan Umum. KPU menyatakan daftar pertanyaan itu sudah dipersiapkan secara matang.

“Pertanyaan itu sudah diramu oleh tim pakar. Jadi seperti tema demokrasi kemarin itu, pertanyaannya sudah diolah,” kata anggota KPU, Ferry Kurnia Rizkiyansyah, di kantornya hari ini.

Oleh sebab itu KPU menjamin kualitas pertanyaan yang akan diajukan pada keempat debat selanjutnya. Total acara debat digelar 5 kali –2 kali debat antarpasangan capres-cawapres, 2 kali debat antarcapres, dan 1 kali debat antarcawapres.

Terkait pembagian segmen dalam debat, hal itu diputuskan berdasarkan hasil koordinasi KPU, tim kampanye, dan media. KPU mengusulkan setidaknya ada empat segmen yang harus ditempuh.

“Pertama pemaparan visi, misi dan penajaman. Kedua, pertanyaan dari moderator. Ketiga, saling debat. Keempat, konklusi dan closing statement,” ujar Ferry.

Evaluasi

KPU akan mengevaluasi debat capres-cawapres perdana yang berlangsung semalam, 9 Juni 2014. “Evaluasi bicara substansi dan teknis, mulai format, rundown, tempat, dan sebagainya,” kata Ferry.

Pemilihan tempat, menurut Ferry, adalah hasil koordinasi antara KPU dengan stasiun televisi yang menyiarkan langsung acara debat. Meski demikian, keputusan akhir soal lokasi debat ada di KPU.

“Misalnya MetroTV mengusulkan di Gran Melia, TVRI mengusulkan di Bidakara, tvOne juga di Bidakara,” ujar Ferry.

Mengenai stasiun televisi yang menayangkan program debat meski bukan jadwal mereka, KPU mempersilakan.

Pada debat tahap pertama kemarin, stasiun TV yang mendapat giliran menyiarkan sesungguhnya adalah BeritaSatu, SCTV dan Indosiar. Namun stasiun-stasiun televisi lain seperti tvOne, MetroTV, dan TVRI lain tetap boleh turut menayangkannya.[] sumber: viva.co.id

  • Uncategorized

Leave a Reply