KPK incar pejabat PT Adhi Karya selain Teuku Bagus

KOMISI Pemberantasan Korupsi berkomitmen untuk tidak akan berhenti menelisik keterlibatan perusahaan pemenang tender proyek Hambalang, PT Adhi Karya, hanya pada Teuku Bagus Muhammad Noor. Penyidik KPK akan memanggil dan memeriksa pejabat lain di lingkup internal PT Adhi Karya.

Penyidik KPK yakin masih ada pejabat lain di tubuh perusahaan milik negara ini yang ikut bermain curang di Hambalang. "Tapi siapa dan jabatannya belum bisa kami sebutkan," kata juru bicara KPK, Johan Budi S.P., kepada Tempo, Ahad malam, 3 Maret 2013.

Saat disinggung mengenai kapan pihak Adi Karya akan dipanggil pun Johan enggan berkomentar. Dia hanya berjanji KPK akan mengusut tuntas siapa pun yang terlibat dalam kasus korupsi Hambalang. Menurut Johan, pemeriksaan pihak PT Adhi Karya bukan hal baru. "Dulu kami pernah periksa beberapa orang dari Adhi Karya."

Pada Jumat, 1 Maret 2013, KPK menetapkan lagi satu orang tersangka baru kasus korupsi Hambalang. Dia adalah mantan Kepala Operasi PT Adhi Karya Teuku Bagus Mohammad Noor. "Teuku diduga menyalahgunakan wewenangnya dan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau korporasi sehingga merugikan negara," kata Johan Budi.

Dia diduga melanggar Pasal 2 ayat 1, dan/atau Pasal 3 Undang-Undang tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan tiga tersangka. Mereka adalah mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng, mantan pejabat pembuat komitmen Dedy Kusdinar, mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum. Andi dan Dedy disangka melakukan korupsi dalam proses pengadaan, sedangkan Anas diduga mendapat jatah suap dalam pekerjaan itu. | sumber : tempo

  • Uncategorized

Leave a Reply