Korban tewas akibat ledakan di Desa Bah Aceh Tengah bertambah

KORBAN tewas akibat peristiwa ledakan yang terjadi di Desa Bah Kecamatan Ketol Kabupaten Aceh Tengah, Sabtu siang kemarin 24 Agustus 2013, dilaporkan bertambah.

Informasi yang diterima ATJEHPOSTcom, salah satu korban bernama Zakaria usia 18 tahun warga Desa Bah yang dirawat sebagai korban luka berat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Datu Beru Takengon akibat peristiwa ledakan tersebut, akhirnya menghembuskan nafas terkahir saat menjalani operasi yang berlangsung tadi malam sekitar 22.00 WIB.

Direktur RSUD Datu Beru Takengon, dr Hardi Yanis mengatakan korban mengalami luka bakar akibat ledakan. Luka-luka yang diderita Zakaria, kata Hardi Yanis, hampir di seluruh tubuh.

"Korban tidak terselamatkan saat menjalani operasi tadi malam. Pihak keluarga telah membawa pulang jenazah korban ke Kampung Bah," kata Hardi Yanis kepada ATJEHPOSTcom, Minggu 25 Agustus 2013.

Sedangkan korban luka atas nama Saherman usia 37 tahun warga Aceh Tamiang, kata dia, sudah mulai membaik setelah menjalani operasi. Korban mengalami luka akibat terkena serpihan ledakan yang menancap di tubuh.

Korban pertama yang meninggal dunia akibat peristiwa menggemparkan ini adalah Razali, usia 36 tahun warga Stabat. Ketiga korban berprofesi sebagai pemulung.

Sebelum peristiwa naas itu terjadi para korban sedang mengumpulkan barang bekas di salah satu rumah, bekas reruntuhan gempa milik Zainal di kawasan Desa Bah.

Saat itulah terjadi ledakan tiba-tiba yang mencul dari tumpukan barang bekas ketika para korban sedang bekerja memisah-misahkannya.[](bna)

  • Uncategorized

Leave a Reply