Korban Pesawat Fokker, Pilot Meninggal, 35 Dievakuasi

JAKARTA-Pesawat Fokker 27 milik TNI Angkatan Udara yang jatuh di kawasan Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis petang 21 Juni 2012 memakan korban. Informasi dari saksi mata di lokasi kejadian menyebutkan sebagian besar sudah dievakuasi ke rumah sakit. Lima di antaranya meninggal dunia.

"Sebanyak 35 orang sudah dievakuasi ke rumah sakit. Namun, tidak tahu korban meninggal atau tidak," kata seorang saksi mata di lokasi kejadian yang berada di luar gerbang Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Menurut pria yang sudah berpakaian kotor akibat lumpur-lumpur di lokasi kejadian itu, ada beberapa rumah yang terbakar akibat tertimpa pesawat nahas itu. "Rumah yang terbakar sekitar 8 rumah," kata dia.

Hingga kini, sejumlah mobil pemadam kebakaran terus berdatangan ke lokasi kejadian. Pesawat Fokker 27 yang dipiloti Kapten Herry itu sedang dalam latihan rutin siang tadi.

Menurut Kepala Pusat Penerangan TNI, Laksamana Muda Iskandar Sitompul, pesawat jenis Fokker 27 itu bisa mengangkut 60 penumpang. Untuk latihan rutin biasanya hanya diikuti pilot, kopilot dan beberapa penumpang saja.

TNI juga belum mengetahui jumlah penumpang yang berada di dalam pesawat nahas itu. "Kami belum bisa memastikan. Untuk latihan rutin hanya memiliki rute seputaran Halim dengan radius sekian kilometer saja," ujar dia.

Saat ini, korban sudah ditangani di Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Pusat Angkatan Udara dr Esnawan Antariksa, Halim Perdanakusumah. "Sudah ditangani. Yang meninggal lima orang. Salah satu pilotnya juga meninggal dunia," ujar seorang perawat UGD RSAU kepada VIVAnews, Kamis 21 Juni 2012.

Perawat yang tak ingin namanya disebut itu, belum bisa memastikan berapa jumlah korban yang ditangani. "Karena dibagi dua ruangan. Satu di UGD, satu lagi di ruangan Siaga Bencana," ujarnya.

Informasi yang diterima di lokasi kejadian, pesawat itu jatuh di Kompleks Rajawali TNI Angkatan Udara pukul 14.40 WIB tadi. Menurut Kepala Pusat Penerangan TNI Laksda Iskandar Sitompul, pesawat itu jatuh saat sedang melakukan latihan rutin.

"Rute latihan rutin hanya seputaran Halim saja, dengan radius beberapa kilometer saja," kata Iskandar. | sumber:vivia
 

  • Uncategorized

Leave a Reply