Kongres Peradaban Aceh Kumpulkan Dana Secara Meuripee

Kongres Peradaban Aceh Kumpulkan Dana Secara Meuripee

JAKARTA – Panitia persiapan Kongres Peradaban Aceh (KPA) akan menggelar acara puncak di Banda Aceh pada Oktober 2015 mendatang. Sementara pra kongres akan dilaksanakan di Medan, Sumatera Utara.

“Tapi besok (hari ini, Kamis 13 Agustus 2015) akan ada rapat akbar yang melibatkan sejumlah tokoh Aceh di Jakarta dan juga Anggota DPRI-RI,” kata Ketua Pelaksana Achmad Farhan Hamid di Coffee Pancong, Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu, 12 Agustus 2015 malam.

Mantan Wakil Ketua MPR-RI Periode 2009-2014 dan Anggota DPD-RI itu mengharapkan hasil rapat dengan tokoh akan menyepakati soal pendanaan dan teknis pelaksanaannya. Menurutnya masalah pendanaan harus di luar anggaran pemerintah.

“Kita harus hidupkan kembali budaya meuripee (sumbangan) yang sejak dulu telah melekat dalam diri orang kita,” katanya.

Pada acara puncak Kongres Peradaban Aceh nanti menghadirkan sekitar 300 masyarakat Aceh yang tersebar di seluruh dunia. Termasuk diantaranya para menteri asal Aceh dan akademisi.

Sebelumnya Wali Nanggroe Malik Mahmud Alhaytar pada pertemuan terbatas dengan panitia dan masyarakat Aceh di Jakarta menyambut positif gagasan ini. Wali bahkan menyarankan agar hasil kongres melahirkan kamus bahasa-bahasa yang ada di Aceh.

Panitia yang hadir pada rapat Rabu malam tersebut antara lain mantan Wali Kota Sabang Islamudin ST, penyair Fikar W Eda, Moreng Baledro, dan Faisal Ridha.[](bna)

Leave a Reply