Kohati Badko HMI Aceh Gelar Latihan Kader Sensitif Gender

BANDA ACEH – Korps HMI Wati Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (KOHATI BADKO HMI) Aceh mengadakan Latihan Kader Sensitif Gender (LKSG) dalam rangka menjawab persoalan perempuan.

LKSG ini diikuti oleh 31 peserta dari seluruh cabang HMI se-Aceh laki-laki dan perempuan. Pelatihan LKSG dilaksanakan selama dua hari pada 15-16 Januari 2013. Tema yang diangkat yaitu “Upaya Sinkronisasi Pemahaman Gender Bagi Kader Dalam Menjawab Problematika Keumatan”. Acara tersebut difasilitatori oleh Ridha Ramli.

Ketua Umum KOHATI BADKO Aceh Depi, mengatakan dalam sambutannya, berbicara gender bukan hanya berbicara tentang perempuan, tetapi membicarakan tentang keduanya. Yang menjadi problem sekarang gender seolah-olah hanya menjadi milik perempuan, ini opini yang berkembangan di aceh khususnya saat ini.

Makanya, Latihan Kader Sensitif Gender (LKSG) ini dibuat, dengan harapan, problem gender dapat dipahami secara menyeleluruh oleh kader HMI, agar tidak terjebak pada hal-hal yang tidak substantif, karena pada dasarnya perempuan itu sebagai pelopor bagi terbentuknya tatanan suatu bangsa.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Zainal Fikri (Ketua Umum BADKO HMI Aceh), yang sekaligus membuka acara LKSG, bahwa berbicara tentang gender harus berbicara secara menyeluruh, oleh karenanya, latihan yang dibuat oleh KOHATI BADKO Aceh adalah altertanif tepat dalam merespon issu yang tengah berkembang di aceh.

Issu ini juga menjadi tantang tersendiri khususnya untuk perempuan aceh. Artinya, bagaimana perempuan Aceh dapat menjawab problem yang ada dengan solusi-solusi yang tidak diskrimitatif. Sekali lagi bahwa LKSG ini dapat memberikan pemikiran baru yang relefan dalam konteks Aceh.[] (ihn)

  • Uncategorized

Leave a Reply