Kisah mengharukan Abel dan Mourinho

DI balik sifatnya yang kontroversial, Jose Mourinho juga dikenal sebagai sosok pelindung bagi para pemainnya. Mou mungkin adalah pelatih yang paling banyak membelah opini pecinta sepakbola; ia dicintai dan dibenci oleh banyak orang.

Mou diam-diam menunjukkan sisi humanisnya beberapa waktu lalu. Seorang Madridista asal Meksiko bernama Abel Rodriguez nekad datang ke kota Madrid untuk menyaksikan laga El Clasico di Santiago Bernabeu Februari lalu. Ia tak memiliki bekal yang cukup untuk membeli tiket atau akomodasi selama di Madrid.

Sehari-hari Abel bekerja sebagai petugas kebersihan di sebuah stasiun di Los Angeles Amerika Serikat. Ia sempat menjadi ballboy dalam pertandingan pramusim Real Madrid di Los Angeles lalu. Namun ia sama sekali tak memiliki koneksi dari dalam klub tersukses di Liga Champions itu. Yang ia miliki hanya uang yang cukup untuk membeli tiket pulang ke Los Angeles.

Begitu tiba di Madrid, Abel langsung menuju tempat latihan Valdebebas. Ia berniat untuk setidaknya bisa melihat para penggawa Real berlatih. Namun karena tak bisa melewati petugas keamanan, Abel akhirnya hanya duduk di luar tempat latihan Madrid itu selama lima jam. Ia sepertinya tak menghiraukan udara dingin kota Madrid (saat itu musim dingin).

Lalu datanglah keajaiban. Mourinho yang meninggalkan Valdebebas dengan menumpang mobil asistennya Rui Faria melihat Abel. Mou seketika mengenali wajah Abel dan segera meminta Faria menghentikan mobilnya.

"Sangat ajaib saya bisa melihatnya. Saya melihat Abel di luar Valdebebas meski saat itu sedang banyak orang. Saya bilang kepada Rui: 'Berhenti! Itu kan orang yang di Los Angeles'. Saya masih di dalam mobil ketika bertanya apa yang dilakukannya di Madrid," ungkap Mou kepada Sport Illustrated.

Abel lalu menceritakan apa yang terjadi. Ia menuturkan bahwa ia hanya berniat menyaksikan latihan Madrid. Setelah itu, ia akan pergi ke satdion dan mencoba mendapatkan tiket El Clasico. Mou tahu saat itu bahwa tiket sudah sold out dan sekalipun ada, Abel tak akan mampu membelinya lewat calo.

Mou mungkin tersentuh dengan cerita Abel dan mengajaknya menginap di hotel yang sama dengan skuad Madrid. Ketika makan malam bersama di hotel, Mou berhasil mendapatkan satu tiket VIP untuk Abel.

Bukan itu saja, Mou juga menawarkan Abel untuk menjadi kitman Madrid dalam lawatan ke Manchester United dalam leg kedua babak 16 besar Liga Champions.

Abel tentu sangat gembira dan beberapa hari kemudian sudah berada di Old Trafford sebagai bagian resmi Madrid. Ia sibuk bukan kepalang, berusaha melakukan tugasnya dengan baik. Ia berlarian antara ruang ganti Madrid dan United untuk membantu para pemain bertukar jersey dan beberapa cenderamata. Abel juga diminta Sir Alex Ferguson untuk mencarikan Mourinho yang akan diajaknya menikmati anggur bersama.

Abel kemudian pulang dengan membawa banyak kenangan dan oleh-oleh jersey dari Mesut Ozil, Kaka, Michael Essien dan Javier Hernandez. Ia juga membawa pulang satu bola resmi pertandingan United-Madrid. Ketika dikonfirmasi, Abel mengaku pergi ke Madrid karena desakan sang istri yang ingin melihatnya mewujudkan mimpi menyaksikan pertandingan Madrid langsung di Santiago Bernabeu.
Abel pasti tak menyesal menuruti desakan sang istri tersebut. [] sumber : bola

  • Uncategorized

Leave a Reply