KIP Lhokseumawe Jaring Masukan tentang Metode Sosialisasi Pemilu

LHOKSEUMAWE – Komisi Independen Pemilihan Kota Lhokseumawe menggelar workshop untuk menjaring masukan dari berbagai kalangan tentang metode sosialisasi pemilu. KIP menilai kualitas pemilu hanya bisa diraih ketika masyarakat berperan aktif.

Workshop dengan tema “Pendidikan Pemilih untuk Mendorong Partisipasi Masyarakat dalam rangka Meningkatkan Kualitas dan Kepercayaan Rakyat terhadap Pemilu”, berlangsung di Harun Square Hotel Lhokseumawe, Rabu, 10 Oktober 2012. Acara ini diikuti para akademisi, tokoh masyarakat, LSM dan pejabat pemerintahan.

Ketua KIP Lhokseumawe Ridwan Hadi SH menyebutkan untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam pemilu dibutuhkan sosialisasi yang kuat. Itu sebabnya, kata dia, pihaknya mencoba mengajak stakeholder agar memberi masukan bagaimana KIP Lhokseumawe melakukan sosialisasi yang tepat.

“Metode apa yang harus kami gunakan agar masyarakat tersentuh sehingga ikut bertanggung jawab menyukseskan pemilu ke depan, terutama Pemilu 2014,” kata Ridwan Hadi.

Berdasarkan pengalaman Pilkada 9 April lalu, menurut Ridwan Hadi, KIP melihat masih ada masyarakat yang kurang tertarik dengan pemilu. Selain itu, kata dia, hingga kini ada surat suara yang keliru dicoblos. “Kita harapkan hal ini tidak terjadi lagi pada Pemilu 2014, maka kita cari format dan metode apa yang harus kita lakukan untuk sosialisasi,” katanya.[]

  • Uncategorized

Leave a Reply