KIP Aceh Sosialisasi Pencoblosan di Aceh Tengah

TAKENGON – Untuk mengantisipasi terjadinya kesalahan dalam proses pencoblosan pada pemilukada 9 April mendatang, KIP Aceh bekerja sama dengan Lembaga Swadaya Masyarakat  International Foundation For Electorate System (IFES), menyelenggarakan sosialisasi tatacara pencoblosan pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur dan Bupati/Wakil Bupati, di Lapangan Setdakab Aceh Tengah, Senin, 1 April 2012.

Anggota KIP Aceh Zainal Abidin, mengatakan tujuan  pelaksanaan simulasi ini adalah untuk memperkaya pengetahuan masyarakat tentang bagaimana tata cara pemilihan yang baik.

”Pemilukada yang baik dan demokratis akan terjadi bila saksi bekerja dengan baik. Karenanya para saksi diharapkan tidak tinggal diam mana kala melihat adanya kejanggalan dalam pelaksanaan pemungutan suara itu," ujar Zainal.

Ia menambahkan saksi dari setiap pasangan harus fokus mengamati situasi yang terjadi pada saat berlangsungnya pencoblosan nanti. Selanjutnya, saksi dari masing-masing kandidat juga harus memiliki mental yang siap untuk menghadapi kemenangan maupun kekalahan dari pasangan kandidat yang dijagokan.

Sementara Ivan Astavan, Ketua Pokja Sosialisasi  KIP Aceh Tengah, disela-sela simulasi Pemungutan suara  dan penghitungan suara pemilukada menyatakan simulasi dapat menggambarkan suasana pada hari pencoblosan sebenarnya nanti.

Sedangkan Wakil Bupati Aceh Tengah, Djauhar Ali, dalam sambutannya mengatakan untuk bisa terselenggaranya pelaksanaan pemilukada dengan baik, maka pihak penyelenggrara harus berlaku adil dan jujur. "Karena dengan kejujuran bisa menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi."

Simulasi yang juga dihadiri oleh sebagian PNS dan siswa sekolah seputarn Kota Takegon ini diawali oleh Wakil Bupati Djauhar Ali dan ketua DPRK Zulkarnain  untuk memperagakan tata cara pencoblosan. []

  • Uncategorized

Leave a Reply