Keyakinan Pria yang Salah Soal Fakta Bercinta

Persoalan tentang seks tidak mudah dan kadang dapat menjadi rumit jika Anda tidak benar-benar mengetahui kebenarannya. Kebanyakan pria keliru dalam meyakini berbagai persoalan tentang seks yang mungkin dapat mengganggu kehidupan seksualnya.

Seperti dilansir msn, Senin, 17 September 2012, berikut kekeliruan soal seks yang seringkali diyakini oleh pria:

1. Pria menginginkan lebih banyak seks daripada wanita

Meskipun frekuensi wanita dalam memikirkan seks tidak sebanyak pria, tetapi salah jika pria berpikir bahwa hanya dirinya saja yang menginginkan lebih banyak seks. Wanita juga dapat menginginkan lebih banyak seks pada waktu tertentu sesuai fluktuasi hormon dan suasana yang mendukung.

2. Ukuran merupakan hal yang penting

Banyak pria beranggapan bahwa ukuran penis dapat menunjukkan seberapa hebat dirinya dalam bercinta. Tetapi hal tersebut tidak benar, kenikmatan dan kepuasan dalam berhubungan seks tidak dilihat dari ukuran alat kelamin. Kepuasaan dapat tercipta jika masing-masing pasangan dapat menikmati aktivitas seks itu sendiri.

3. Viagra dapat mengatasi semua masalah di kamar tidur

Viagra bukan obat ajaib yang dapat menyelesaikan berbagai masalah di kamar tidur. Obat ini hanya diperuntukkan oleh pria yang benar-benar memiliki masalah disfungsi ereksi saja. Penggunaan viagra dengan alasan untuk meningkatkan vitalitas dapat menempatkan pria terhadap masalah yang terkait risiko disfungsi seksual.

4. Oral seks aman dilakukan

Kebanyakan orang berpikir bahwa oral seks aman dilakukan dan tidak dapat menularkan penyakit menular seksual. Tetapi berbagai penelitian telah menyatakan bahwa oral seks yang tidak dilakukan dengan bersih dapat meningkatkan risiko kanker mulut dan tenggorokan.

5. Ejakulasi dini hanya dapat terjadi pada pria muda yang kurang pengalaman

Ejakulasi dini memang biasa terjadi pada pria muda yang baru pertama kali mencapai kematangan seksual dan belum memiliki banyak pengalaman soal seks. Tetapi pria yang lebih tua pun dapat mengalami ejakulasi dini, yang seringkali disebabkan karena stres.

Bahkan seorang pria memiliki kemungkinan mengalami ejakulasi dini sebanyak 30 persen sepanjang hidupnya. Kabar baiknya adalah bahwa kondisi ini merupakan masalah fisik atau medis biasa yang pada sebagian besar penderitanya hanya bersifat sementara. | sumber: detik

  • Uncategorized

Leave a Reply