Ketua Komisi B: Beberapa Kios Jual Gas Bersubsidi di Luar Ketentuan

Ketua Komisi B: Beberapa Kios Jual Gas Bersubsidi di Luar Ketentuan

BANDA ACEH – Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh mendapat pengaduan adanya penjualan harga gas bersubsidi 3 Kilogram di luar batas yang telah ditetapkan.

“Kita mengharapkan kepada pihak terkait untuk menyelesaikan ini agar jangan sampai warga miskin menjadi korban,” kata Ketua Komisi B Sabri Badruddin, kepada portalsatu.com, Senin, 15 Juni 2015.

Sabri mengatakan pihaknya selama ini mendapatkan keluhan dari warga mengenai harga yang melonjak tinggi akibat kelangkaan gas bersubsidi.

“Seperti contoh ada pangkalan yang mendapat stok dari Pertamina sebanyak 30 tabung, namun permintaan lebih dari 30. Tapi di sisi lain ada kios yang stoknya tersedia dan dijual dengan harga yang telah di luar ketentuan,” katanya.

Sabri mengatakan ada temuan di beberapa kios yang harga jualnya mencapai Rp 35 ribu. Padahal harga gas tersebut di pangkalan cuma Rp 16 ribu. Penjual mengatakan terpaksa menaikkan harga lantaran di pangkalan kehabisan stok gas elpiji karena permintaan yang melebihi barang.

“Mau tidak mau mereka harus mencari ke tempat lain dan ternyata harganya jauh dari yang di pangkalan,” ujarnya.[](bna)

Foto: Komisi B DPRK Banda Aceh sidak kios penjual gas elpiji ukuran 3 kilogram di Banda Aceh. @Zikirullah/portalsatu.com

Leave a Reply