Ketua KNPI Banda Aceh: Berkah Perdamaian Seharusnya Menyentuh Semua Rakyat Aceh

Ketua KNPI Banda Aceh: Berkah Perdamaian Seharusnya Menyentuh Semua Rakyat Aceh

BANDA ACEH – Ketua KNPI Banda Aceh Hasnanda Putra mengatakan berkah perdamaian seharusnya menyentuh semua rakyat Aceh, baik yang menjadi korban konflik maupun tsunami. Hasnanda Putra menyampaikan itu terkait 10 tahun usia perdamain Aceh.

“Tsunami telah merenggut 127 ribu orang meninggal dan 93 ribu hilang tidak terkubur. Artinya, ada 220 ribu orang meninggal atau tidak kembali dalam hitungan detik. Kalau korban konflik Aceh diperkirakan 10 ribu-30 ribu warga maka ketika kita menambah 220 ribu korban tsunami menjadi 250 ribu lebih kita kehilangan saudara-saudara kita, baru kemudian perdamaian ditandatangani. Artinya ada seperempat juta pejuang perdamaian Aceh,” tulis Hasnanda Putra melalui pernyataannya dikirim kepada portalsatu.com, Sabtu, 15 Agustus 2015.

Hasnanda Putra menyebut perdamaian dalam satu dasawarsa (10 tahun) juga harus mampu memberi nilai lebih bagi pembangunan. Perlu ada kondisi berbeda Aceh sebelum 2004 dan 2005 dengan sesudahnya. Ia juga menilai penting diingatkan sejumlah turunan UUPA yang belum sesuai dengan ruh perjanjian Helsinki, misalnya tentang pertanahan dan lain-lain.

“Dan saran terakhir, karena Blang Padang ketika tsunami warga kota berkumpul termasuk mantan Wali Kota Syarifuddin Latif yang kemudian meninggal dalam gelombang tsunami tersebut, dan ketika perjanjian perdamaian ditandatangani menjadi tempat permotongan senjata, kita usulkan namanya menjadi Lapangan Perdamaian Blang Padang. Dan tribun tengah yang diberi nama oleh TNI ‘Sanggamara’ diusulkan perubahan namanya menjadi Balee Iskandar Muda. Karena Blang Padang juga digunakan semasa Sultan-Sultan Aceh berkuasa,” tulis Hasnanda Putra.

Ia turut mengucapkan, “Selamat hari perdamaian Aceh ke-10, semoga berkah damai tidak untuk kelompok, tapi seluruh rakyat Aceh”.[]

 

Leave a Reply