Ketua DPRA Minta Pengacau Angkat Kaki dari Aceh

Ketua DPRA Minta Pengacau Angkat Kaki dari Aceh

LHOKSEUMAWE – Ketua DPRA Teungku Muharuddin minta pihak tertentu yang ingin mengacaukan situasi di Aceh segera angkat kaki dari daerah ini. Pengacau dimaksud politisi Partai Aceh ini adalah kelompok yang menembak dua anggota TNI di Aceh Utara dan kasus penculikan lainnya.

“Kita berharap kepada pihak yang sedang bermain di Aceh segera angkat kaki dari Aceh,” ujar Teungku Muharuddin kepada portalsatu.com seusai acara peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al-Munawwarah di Desa Blang Pulo, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe, Rabu, 25 Maret 2015.

Tengku Muharuddin turut menyampaikan belasungkawa terhadap dua anggota TNI yang menjadi korban penembakan kelompok bersenjata api di Kecamatan Nisam, Aceh Utara.

“Kita ikut bersedih, belasungkawa terhadap korban penembakan, dua anggota TNI yang kita dengar kemarin sudah meninggal. Saya atas nama DPR Aceh ikut belasungkawa,” kata Teungku Muharuddin.

Tengku Muharuddin berharap ke depan tidak ada lagi pihak-pihak yang memperkeruh suasana damai di Aceh. “Biarlah hari ini Aceh yang telah damai terus berlanjut, ekonomi mulai tumbuh, pemerintah juga akan fokus terhadap pembangunan,” ujarnya.

“Kalau terjadi seperti ini (penculikan dan penembakan) tentu akan berefek terhadap pembangunan ekonomi itu sendiri, efek sosial dan lainnya,” kata dia lagi.

Ia menambahkan, jika kelompok tertentu merasa kecewa terhadap pemerintah lantaran tidak mendapatkan perhatian, maka persoalan tersebut mestinya diselesaikan dengan cara yang tepat.

“Kalau ada masalah kita selesaikan, coba disampaikan kepada pemerintah apa sebenarnya keinginan mereka. Hari ini mungkin perhatian pemerintah terhadap mereka kurang, sampaikan. Jadi jangan main hakim sendiri, kita hidup di negara hukum, kita harus hormati hukum,” ujar Teungku Muharuddin.[]

Leave a Reply