Ketua BEM Fakultas Teknik: Setelah Darni Menang Gugatan, Posisi Unsyiah Dilematis

BANDA ACEH – Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Teknik Unsyiah Azlan Al Faraby, menilai posisi Unsyiah sekarang sangat dilematis.

"Setelah Pak Samsul Rizal dilantik menjadi Rektor Unsyiah baru sekarang kita mendapat kabar bahwa Pak Darni M Daud memenangkan sidang gugatan. Akan ada dualisme kepemimpinan di sini dan kita sama-sama belum tahu bagaimana prosesnya ke depan," ujar Azlan kepada ATJEHPOSTcom, Selasa 11 Desember 2012.

Sepengetahuan Azlan, Senat Unsyiah lebih mendukung Samsul Rizal sebagai rektor. Itu terbukti, kata dia, saat pelantikan Samsul Rizal di Jakarta, beberapa ketua komisi di Senat juga ikut.

"Itu hal positif yang dilakukan karena Unsyiah sudah harus memiliki rektor terpilih, setelah sekian lama jabatan rektor dipegang Pj (penjabat) Rektor. Juga mengingat sekarang masih sangat pincang dalam struktural," ujarnya.

Menurut Azlan, kalau pun Darni M Daud berhak menduduki jabatan rektor kembali, ia berharap kasus-kasus korupsi di Unsyiah dituntaskan.

"Sebagai mahasiswa kita tidak menginginkan pemimpin universitas seorang koruptor. Semoga Unsyiah menjadi lebih baik ke depannya, walaupun polemik yang terjadi sekarang begitu besar," ujarnya.

Sebelumnya, Darni Daud sebelumnya menggugat SK Mendikbud Nomor 137/MPK.A4/KP/2012 yang berisi tentang pemberhentian dirinya sebagai rektor Unsyiah. Alasan gugatan Darni karena ia dilantik dengan Keputusan Presiden tapi diturunkan dengan SK Mendikbud.

Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta, Senin 10 Desember 2012, mengabulkan keseluruhan gugatan Darni M Daud. Hakim PTUN juga mencabut Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang berisi pencopotan Darni M Daud sebagai Rektor Unsyiah.[](rz)

Berita Sebelumnya:

Ketua BEM Fisip Sayangkan Ada Kelompok Saling Rebutan Kekuasaan di Unsyiah

  • Uncategorized

Leave a Reply