Ketua Banleg: Prioritas 2015 Ada 13 Raqan

Ketua Banleg: Prioritas 2015 Ada 13 Raqan

BANDA ACEH – Ketua Badan Legislasi (Banleg) DPR Aceh, Iskandar Usman Al-Farlaky, mengatakan ada 13 Rancangan Qanun (Raqan) yang masuk prioritas untuk 2015. Adapun rinciannya, 3 inisiatif DPR Aceh dan lainnya adalah usulan dari eksekutif.

“Kita berharap pembahasannya bisa tepat waktu,” kata Iskandar Usman, kepada portalsatu.com, Senin 4 Mai 2015.

Tiga Raqan inisiatif DPR Aceh, katanya, seperti rancangan Qanun Aceh tentang Perubahan Kedua atas Qanun Aceh Nomor 2 Tahun 2008 tentang Tata Cara Pengalokasian Tambahan Dana Bagi Hasil Minyak dan Gas Bumi dan Penggunaan Dana Otonomi Khusus, rancangan Qanun Aceh tentang Tanggungjawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (Coorporate Social Responsibility), serta rancangan Qanun Aceh tentang Perubahan Atas Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan.

Sedangkan usulan eksekutif, seperti rancangan Qanun Aceh tentang Pembagian Urusan Pemerintahan yang berkaitan dengan Syariat Islam antara Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kabupaten/Kota, rancangan Qanun Aceh tentang Pedoman Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama dan Pendirian Rumah Ibadah, rancangan Qanun Aceh tentang Baitul Mal (Zakat, Infaq dan Sadaqah), rancangan Qanun Aceh tentang Pembinaan dan Perlindungan Aqidah, dan rancangan Qanun Aceh tentang Perubahan Kedua atas Qanun Aceh Nomor 5 Tahun 2007 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Dinas, Lembaga Teknis Daerah dan Lembaga Daerah Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam.

Kemudian ada rancangan Qanun Aceh tentang Tata Cara Tuntutan Ganti Kerugian Aceh, rancangan Qanun Aceh tentang Badan Penguatan Perdamaian Aceh, rancangan Qanun Aceh tentang Kehutanan Aceh, rancangan Qanun Aceh tentang Perubahan atas Qanun Aceh Nomor 2 Tahun 2014 tentang Retribusi Jasa Usaha, serta rancangan Qanun Aceh tentang Perubahan Bentuk Hukum Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat Mustaqim Menjadi Perseroan Terbatas Bank Perkreditan Rakyat Mustaqim Syariah.

Tulisan ini hasil kerjasama portalsatu.com dengan DPR Aceh

Leave a Reply