Kerajinan Aceh Sangat Digemari di Tingkat Nasional

BERBAGAI kerajinan asal Aceh ternyata sangat digemari oleh para pengusaha di tingkat nasional. Faktor ini dinilai akan sangat menguntungkan Aceh ke depan.

"Ini belajar dari pengalaman pameran Indonesia Handy Craft (Innacraft) 2014 yang dilaksanakan di Jakarta 23 April 2014 lalu. Dalam kegiatan tersebut, kerajinan Aceh sangat digemari dan stand Aceh ramai dikunjungi oleh masyarakat,” ujar Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh, Safwan, kepada ATJEHPOSTcom, Kamis 1 Mei 2014.

Menurut dia, Innacraft 2014 digelar di Balai Sidang Jakarta Convention Center (JCC) di Jakarta. Even berskala internasional ini diikuti oleh tidak kurang 500 kabupaten kota, dan serta dekranas provinsi yang ada di Indonesia.

Negara luar dan sejumlah perusahaan besar yang bergerak bidang fashion dan handy craft juga turut serta dalam kegiatan tahunan ini.

“Partisipasi Aceh pada even ini dikoordinir oleh Dekranasda Aceh, dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh, serta turut juga diikuti oleh sejumlah kabupaten dan kota, yakni Aceh Tamiang, Aceh Besar, Aceh Utara, dan Kota Banda Aceh,” kata Safwan lagi.

Produk unggulan yang ditawarkan oleh Aceh seperti tas, tikar, bordir, songket, kerajinan perak, dan produk unggulan lainnya.

“Alhamdulillah, saat pembukaan hari pertama saja, para pengrajin kita sudah mencatatkan transaksi tidak kurang dari Rp10 juta," ujarnya.

“Kita harapkan para pengrajin asal Aceh dapat berkompetisi di kancah nasional, serta dapat melebarkan bisnis dengan membangun jaringan pemasaran,” kata Safwan lagi.

Dalam pembukaan Innacraft tersebut, ujar Safwan lagi, turut hadir juga istri Gubernur Aceh Niazah A Hamid, istri wakil gubernur Marlina Usman, istri Ketua DPR Aceh Ida Asmi, Ketua Dekranasda Aceh Timur Fitriani D Hasbala, Ketua Dekranasda Aceh Besar, dan Ketua Dekranasda Aceh Tamiang, dan Plh Walikota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal.

  • Uncategorized

Leave a Reply