Kepala Puskesmas Langkahan Bantah Anaknya Gadaikan Kendaraan Dinas

LHOKSUKON – Kepala Puskesmas Langkahan, Mukhataruddin, membantah bahwa anaknya Mirza Mauliza, telah menggadaikan sepeda motor dinas yang dikendarainya seharga Rp 2,5 juta.

Menurutnya, sepeda motor jenis Yamaha RX King itu katanya sedang diperbaiki di salah satu bengkel di Samakurok, Panton Labu, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara. Sedangkan nominal Rp 2,5 juta itu katanya adalah biaya perbaikan sepeda motor tersebut.

“Saya tidak ada masalah apapun, mengingat itu bukan sepeda motor bodong (curia) dan tidak pula digadaikan. Anak saya membawa sepeda motor dinas itu ke Samakurok untuk diperbaiki dengan total biaya Rp 1,7 juta,” kata Mukhtaruddin ketika dikonfirmasi The Atjeh Post, Jumat, 12 oktober 2012.

Namun menurutnya, karena sepeda motor terlambat diambil pihak bengkel menaikkan biaya perbaikan menjadi Rp 2,5 juta.

Sementara itu, Syakya, warga Samakurok yang ikut memberi keterangan di Mapolres Aceh Utara, mengatakan 27 Juni 2012 lalu Mirza datang menjumpai temannya dan mengaku butuh uang.

“Mirza katakan butuh uang kepada teman saya Saiful, dan menyatakan sepeda motor sebagai jaminan. Lalu Mirza membuat kwitansi penggadaian sepeda motor senilai Rp 2,5 juta,” ujar Syakya kepada petugas penyelidik.[] (ihn)

Berita sebelumnya:

Diduga Gadaikan Kendaraan Dinas, Pemuda Ini Diperiksa Polisi

  • Uncategorized

Leave a Reply