Kepala Dinas Pariwisata Aceh Belum Tahu Insiden di Casa Nemo Sabang

KEPALA Dinas Pariwisata Aceh Reza Fahlevi, mengatakan dirinya belum mengetahui insiden penyerangan wisatawan di pantai Casa Nemo, Sabang, pada Kamis dini hari tadi, 1 Januari 2014.

“Saya belum tahu, saya cek dulu, sementara ini saya belum bisa berkomentar karena belum mengetahui duduk persoalannya, coba hubungi kadisbudpar Sabang dulu,” ujar Reza saat dimintai komentarnya terkait insiden tersebut.

Sebelumnya diberitakan, Cut Tya Syahara melalui akun @tyasyhr di twitter mengeluhkan penyerangan oleh warga Sabang kepadanya pada pukul 00.30 Wib, Kamis dinihari, 1 Januari 2015. Menurutnya apa yang dilakukan sebagian warga Sabang terhadap para turis di malam pergantian tahun tersebut akan berdampak buruk pada destinasi wisata kota kepulauan ini.

"Dear @IndieGem, malam ini aku di Sabang. Dan pukul setengah 1 tadi (kurang lebih), saya jadi korban atas penyerangan warga," tulis Cut Tya Syahara sekitar pukul 03.00 Wib, Kamis. (Baca: Diserang Warga di Pantai Casanemo Sabang, Gadis Ini Diinjak).

Kejadian tersebut dinilai sebagai preseden buruk bagi Sabang yang selama ini dikenal terbuka pada wisatawan. Sabang sendiri memang dikenal sebagai salah satu lokasi wisata bahari favorit di Indonesia. Tak hanya didatangi turis lokal, turis mancanegara juga kerap mengunjungi daerah ini karena panorama bawah lautnya yang indah. (Baca: Insiden Penyerangan di Casa Nemo, Sabang Tak Lagi Ramah pada Wisatawan?)

  • Uncategorized

Leave a Reply