Kenapa Musik Rap Membuat Otak Kreatif?

TAK semua orang menyukai musik Rap. Beberapa orang bahkan menganggap Rap bukan musik, melainkan hanya kumpulan kalimat yang dilantunkan dengan cepat tanpa melodi yang jelas. Eits, tapi jangan dulu meremehkan aliran musik yang satu ini.

Sebuah penelitian di National Insitute on Deafness and Other Communication Disorders di National Insitutes of Healrh menemukan bahwa musik Rap gaya bebas meningkatkan aktivitas wilayah otak yang berhubungan dengan kreativitas.

Menjadi salah satu bagian dalam budaya hip-hop, musik Rap membutuhkan improvisasi, spontanitas, ritme, rima, serta kreativitas penyanyi untuk mencampurkan lirik dan nada.

Peneliti menggunakan fMRI untuk melihat aktivitas otak penyanyi rap dan menemukan bahwa musik ini mampu meningkatkan aktivitas pada bagian frontal cortex otak.

"Musik ini memenuhi seleraku yang ingin membuat rima dengan kata dan terbuka pada semua kemungkinan. Aku juga suka membuat rima lepas sehingga aku bisa memasukkan ide apapun yang bermunculan. Aku membiarkan otakku tetap longgar untuk menyerap semua hal di sekitarku," tulis penyanyi rap Jay-Z mengenai hasil penelitian ini, seperti dilansir oleh Huffington Post (16/11).

Ilmuwan mengamati otak 12 penyanyi rap ketika mereka malakukan improvisasi terhadap lirik dan ketika mereka tampil membawakan rap dengan gaya bebas.

Hasilnya, mereka menemukan bahwa selama pengamatan aktivitas otak meningkat pada bagian yang berkaitan dengan motivasi, aksi, bahasa, emosi, dan kemampuan motorik. Meski begitu, kegiatan ini juga menurunkan aktivitas bagian lain dalam otak yang berkaitan dengan kontrol dan pengawasan. | sumber: merdeka.com

  • Uncategorized

Leave a Reply