Keluarga Napi Sesalkan Lapas Meulaboh Tak Izinkan Napi Berobat

MEULABOH – Keluarga narapidana menyesalkan sikap Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Meulaboh yang tidak mengizinkan Mursalin, 30, untuk mendapatkan pelayanan medis di rumah sakit. Mursalin adalah tahanan titipan Kejaksaan Negeri Nagan Raya. Mursalin ditangkap polisi karena diduga memakai narkoba.

Pihak keluarga Mursalin berencana membawanya ke rumah sakit untuk berobat karena kondisi kesehatannya yang terus menurun. “Tapi tak diizinkan pihak Lapas,” kata Ferry, ipar Mursalin, Rabu 4 Juli 2012.

Ferry mengatakan, pihak lapas meminta keluarga untuk meminta izin dari Kejaksaan Negeri Nagan Raya. “Kalau tidak maka pihak lapas tidak membenarkan untuk dibawa berobat,” katanya.

Ferry menambahkan, ibu kandung napi, Damawani sempat meminta kepada pihak lapas untuk membuat surat jaminan, bila napi melarikan diri maka Damawani akan menerima sanksi sebagai gantinya. “Tapi ditolak juga,” katanya.

Ferry mengatakan, pihak keluarga meminta izin membawa napi berobat karena selama napi sakit tidak ada penanganan di lakukan oleh pihak lapas.

Menurut Ferry, pihak keluarga sebetulnya bukan tidak ingin meminta izin dari Kejaksaan Nagan Raya, tapi melihat kondisi kesehatan napi yang sudah sangat sakit, ditambah jarak antara Meulaboh dan Nagan Raya cukup jauh, satu jam perjalanan. “Itulah mengapa kami menyesalkan sikap pihak lapas ini,” katanya. []

  • Uncategorized

Leave a Reply