Kebijakan Pemko Banda Aceh Dinilai Pentingkan Segelintir Kelompok

PRESIDEN Mahasiswa Unsyiah, Muhammad Khaldun, mendesak Pemerintah Kota Banda Aceh untuk lebih serius memperhatikan nasib warganya, khususnya pedagang yang kian memprihatinkan. Ia menilai Pemko Banda Aceh saat ini lebih mengutamakan kepentingan segelintir kelompok saja.

"Selaku mahasiswa kita sungguh menyesalkan sikap Pemko Banda Aceh yang akhir ini semakin kurang memperhatikan nasib pedagang. Padahal kita tahu banyak sekali sarana dan prasarana yang sudah dibangun namun masih kurang layak," ujarnya kepada ATJEHPOST.co di Banda Aceh, Rabu, 29 Oktober 2014.

Menurutnya sikap kurang perhatian pemerintah terhadap pedagang mencerminkan diskriminasi terhadap masyarakat kelas bawah. Pasalnya, jika pemerintah ingin serius menertibkan pedagang dengan alasan memperindah Kota Banda Aceh yang semrawut haruslah memberikan solusi positif.

"Coba berikan solusi kepada pedagang kecil, minimal menyediakan tempat yang layak sehingga pasar menjadi hidup dan teratur," ujarnya.

Khaldun menilai berbagai aturan yang diterapkan saat ini terkesan hanya mementingkan kelompok tertentu.

"Kita melihat hukum yang dijalankan tajam ke bawah, tumpul ke atas. Padahal masyarakat membutuhkan sosok pemimpin yang memberi keteladanan. Jadi mana bisa mengharapkan masyarakat adil dan madani kalau pemerintah tidak memberi contoh yang benar dengan baik," katanya.[]

  • Uncategorized

Leave a Reply