Kata Paradis Soal Kosongnya Kas Dana Abadi Pendidikan

BANDA ACEH – Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Aceh (DPKKA) Paradis dalam suratnya kepada Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) mengatakan uang dana deposito yang seharusnya menjadi dana pendidikan abadi tersisa Rp295 miliar lebih, dari total Rp1,844 triliun. Namun, bukti rekening koran yang diperoleh tabloid The Atjeh Times menyebutkan kas di rekening  itu telah kosong. Bagaimana penjelasan Paradis?

Ditemui di kantornya pada Kamis pekan lalu, awalnya Paradis bersikukuh mengatakan deposito kas Provinsi Aceh dengan nomor rekening 010.01.02.121090.1 sampai dengan 3 September 2012, masih tersisa  Rp295,2 miliar, sesuai yang tertera dalam suratnya kepada DPRA tertanggal 4 September 2012. Artinya, jauh berkurang dari yang tertulis dalam rancangan qanun dana abadi sebesar Rp1,269 triliun.

Namun saat The Atjeh Times menampilkan bukti rekening Koran nomor 010.01.02.121090.1, yang menjelaskan bahwa dana Rp295,2 miliar yang dimaksud, sebenarnya telah dicairkan pada 23 Juli 2012, atau dengan kata lain, rekening 010.01.02.121090.1 telah kosong, Paradis terlihat kaget.

“Itu persoalan lain,” ujarnya kemudian.

Kata Paradis, dana 1,844 triliun yang dideposito pada BPD Aceh sejak 2006 melalui Pergub semasa Mustafa Abubakar, tidaklah termasuk dalam dana abadi pendidikan, karena tergolong siklus kas. Semua dana tersebut juga dikatakan, telah digunakan untuk pembayaran proyek tahun 2011 lalu.

Sedangkan alasan mengenai tidak adanya penambahan bunga dalam rekening 01.02.570482.0 dengan nama dana cadangan umum sesuai Pergub nomor 19 tahun 2006, lanjut dia, karena adanya surat edaran Sekda.  “Adanya peraturan baru dari Sekda, namun Pergub tetap kita pakai. Dana ini juga tidak masuk dalam dana abadi pendidikan,” kata dia lagi.

Kemudian, terkait hilangnya ratusan miliar dana abadi pendidikan pada nomor rekening 01.02.571159.1, Paradis menolak menjawabnya. “Saya perlu akuntan untuk menjelaskan ini semua,” ujar dia.

Menurut Paradis, sebenarnya hanya dua rekening yang masuk dalam dana abadi pendidikan, yaitu dana abadi pendidikan pada rekening 01.02.571159.1 serta dana cadangan pendidikan pada rekening 01.02.571160.6.

Bagaimana uang itu bisa raib? Simak selengkapnya di tabloid Mingguan The Atjeh Times yang beredar hari ini. []

  • Uncategorized

Leave a Reply