Kasat Reserse: Hasil Olah TKP Tidak Ditemukan Selongsong Peluru

LHOKSEUMAWE- Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Lhokseumawe AKP Galih Indra Giri menyatakan hasil olah TKP terkait penembakan yang dialami Ketua DPRK Saifuddin Yunus alias Pon Pang tidak ditemukan selongsong peluru.

“Kita telah melakukan olah TKP di rumah korban, pagi tadi. Hasilnya, tidak kita temukan selongsong peluru. Menurut korban, pelaku dua orang gunakan senjata laras pendek. Kita masih lidik apakah benar laras pendek. Biasanya kalau pistol FN mengeluarkan selonsong peluru, tapi pistol revolver tidak,” kata Galih Indra Giri kepada The Atjeh Post, sore tadi, Kamis 8 Maret 2012.

Menurut Galih, sejauh ini pihaknya sudah memeriksa lima saksi. Para saksi mengaku mendengar tiga kali bunyi letusan senjata, dinihari tadi sekitar pukul 02.20 WIB. “Hasil lidik kita, dua tembakan kena mobil di bagian samping kanan dan belakang, satu kena korban dari belakang tembus ke depan,” katanya.

Soal siapa pelaku dan motif kasus itu, Galih melanjutkan, masih terus didalami penyelidikan. “Korban mengaku tidak bisa melihat ciri-ciri pelaku secara jelas karena suasana saat itu secara umum gelap, pukul 02.20 dinihari, meski di TKP ada lampu. Orang-orang di sekitar rumah korban juga sudah tidur,” kata Galih.

Galih menambahkan, untuk mengungkap kasus seperti ini berkaitan dengan senjata api ilegal, di Polres Lhokseumawe sudah ada tim khusus yang diback-up Polda Aceh. “Kita berharap dukungan masyarakat untuk memberi informasi walau sekecil apapun tapi sangat berguna untuk penyelidikan,” katanya.[]

  • Uncategorized

Leave a Reply