Karo Humas: Pengobatan Daffa Sepenuhnya Ditanggung JKN

KEPALA Biro Hubungan Masyarakat (Humas) Setda Aceh, Dr. Mahyuzar, mengatakan biaya pengobatan Daffa Delfira, bocah penderita astresia biller, sepenuhnya ditanggung Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Informasi yang disampaikan oleh dr Yani, Kepala Dinas Kesehatan bahwa pasien bayi Daffa sepenuhnya ditanggung dalam Jaminan Kesehatan Nasional (JKN),” ujarnya kepada ATJEHPOST.co, Selasa, 3 Febuari 2015.

Ia mengatakan pemerintah juga menanggung asupan gizi untuk mencapai bobot berat badan Daffa agar bisa menjalankan operasi cangkok hati di RSUCM Jakarta.

“Sampai saat ini bantuan JKN masih berjalan untuk bayi Daffa,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, Direktur Nyfara Foundation, Tengku Adri Muslim, mengatakan biaya untuk operasi cangkok hati yang diperlukan Daffa sangat besar. Ia merincikan, biayanya mencapai Rp 800 juta. Itu belum termasuk biaya untuk screening atau pemeriksaan calon pendonor yang mencapai belasan juta rupiah.

“Dari total itu, yang ditanggung BPJS hanya Rp 250 juta saja, sisanya itu yang harus dibayar oleh pasien dan sampai sekarang kita belum tahu uangnya dari mana, sementara jadwal operasi Daffa semakin dekat,” kata Adri.

Sebelumnya kata Adri ada sejumlah elemen masyarakat di Banda Aceh yang menggalang dana untuk biaya pengobatan Daffa. Hasil penggalangan dana itulah yang dipakai orang tua Daffa selama berada di Jakarta beberapa bulan terakhir.

Menurut keterangan Adri, Pemerintah Aceh sebelumnya juga berjanji untuk menanggung biaya pengobatan Daffa. Namun hingga mendekati hari H, belum ada kejelasan dan tindak lanjut apa pun.

“Harapan kita ada kejelasan dari pemerintah, kita sudah coba hubungi Humas Aceh, memang melalui akun Twitter-nya tapi itu akun resmi, kita juga coba berikan nomor handphone dan pin BB orang tua Daffa, tapi sampai hari ini belum ada kejelasan,” ujarnya.

Secara medis kata Adri, Daffa sudah siap untuk melakukan operasi. Usianya saat ini sudah lebih dari satu tahun, sesuai dengan batas usia yang disyaratkan yaitu di atas satu tahun. Selain itu berat badan pasien minimal harus mencapai 9 kilogram saat operasi. Daffa sendiri saat ini beratnya sudah mencapai 7,5 kilogram. Berat badannya terus diupayakan naik hingga saat operasi tiba.

“Progres Daffa sangat baik, saat kami ke Banda pada April 2014 beratnya hanya 4,5 kilogram, ini prestasi. Umumnya anak penderita Atresia bilier jarang melewati umur satu tahun, tapi Daffa ini umurnya sudah lebih dari satu tahun. Daffa ini masuk daftar waiting list nomor satu di RSCM,” katanya.

Daffa Delfira merupakan putri pasangan Hermanjal dan Rita Mailinar yang berasal dari Meukek, Aceh Selatan. Bocah perempuan itu lahir pada 27 Juli 2013.[]

  • Uncategorized

Leave a Reply