Karena Mogok Makan, Mantan Presiden Mongolia Dibebaskan

Mantan presiden Mongolia, Nambar Enkhbayar, akhirnya dibebaskan setelah melakukan aksi mogok makan. Sebelumnya, ia sempat dipenjara selama sebulan atas tuduhan korupsi. Mantan Presiden Mongolia dibebaskan demi alasan medis. Dia akan mengikuti pemilu parlemen bulan depan.

Dilansir kantor berita BBC, Senin, 14 Mei 2012, kondisi Enkhbayar melemah setelah melancarkan aksi mogok makan untuk membuktikan dirinya tidak bersalah. Seminggu menolak makanan, kondisi pria 54 tahun ii menurun drastis.

Badan HAM Amnesty International mengatakan bahwa Enhkbayar berada di rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Tidak diketahui kondisi Enhkbayar secara mendetail.

Enkhbayar ditangkap pada 13 April 2012 oleh para polisi yang menggerebek rumahnya. Pria yang telah menjadi presiden Mongolia selama hampir sepuluh tahun ini dituduh menyalahgunakan aset negara saat masih berkuasa.

Enkhbayar dikabarkan mendapat perlakuan yang kurang baik dari pihak berwenang selama dipenjara, dan hal ini memicu amarah para aktivis. Pada 12 Mei, Amnesty International mengajukan banding ke pemerintah Mongolia untuk memastikan Enkhbayar diperlakukan secara manusiawi.

SUMBER: VIVANEWS

  • Uncategorized

Leave a Reply