Kapolda: 13 Tersangka Kasus Teror Dibawa ke Mabes Polri, Sisanya Masih Diburu

LHOKSEUMAWE – Kepala Polda Aceh Irjen Pol Iskandar Hasan menyebutkan 13 tersangka kasus teror termasuk Ayah Banta dan Deugok telah dibawa ke Markas Besar Polri di Jakarta untuk proses hukum. Sisanya sekitar dua hingga tiga orang lagi masih diburu oleh Polda Aceh dibantu Densus 88.

“Di mana pun mereka bersembunyi tetap dikejar sampai tertangkap,” kata Kapolda Iskandar Hasan menjawab The Atjeh Post usai meresmikan gedung baru Markas Polres Lhokseumawe, Rabu sore, 20 Juni 2012.

Ditanya apakah pengejaran terhadap tersangka itu masih melibatkan Detasemen Khusus 88 atau tim lain dari Mabes Polri, Iskandar Hasan mengatakan, “Tim IT-nya (Informasi Teknologi) masih dilibatkan membantu kita (Polda Aceh)”.

Seperti diberitakan, Densus 88 bekerja sama dengan Polda Aceh berhasil menangkap Vikram alias Ayah Banta dan Jamaluddin alias Deugok beserta sejumlah anggota komplotannya yang terlibat kasus teror menggunakan senjata api dan bahan peledak pada akhir tahun 2011 dan awal 2012 di sejumlah lokasi di Aceh.

Kepala Bidang Humas Polda Aceh Kombes Gustav Leo kepada The Atjeh Post, Rabu 16 Mei 2012, mengatakan perkara teror yang dilakukan Vikram alias Ayah Banta dan komplotannya dipisahkan dalam empat berkas sesuai dengan tindakan teror di delapan lokasi. "Prosesnya (penyidikan) dibuat empat berkas sesuai dengan split kejadian, dari delapan TKP yang terjadi," ujar Gustav.[]

  • Uncategorized

Leave a Reply