Kapaloe, Pesawat Garuda Penerbangan Aceh-Jakarta Diketahui Rusak Jelang Lepas Landas

RATUSAN penumpang Pesawat Garuda Indonesia penerbangan dari Aceh menuju Jakarta, terlantar hingga 5 jam lebih di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Kabupaten Aceh Besar, Rabu 11 Februari 2015.

Pesawat Garuda Indonesia ini diketahui mengalami kerusakan pada tabung baling-baling. Namun kerusakan ini baru diketahui ketika pesawat hendak lepas landas.

“Ini yang sangat kita sesalkan. Bagaimana kalau sempat terbang?” ujar Senator DPD RI asal Aceh, Sudirman alias Haji Uma, yang masuk dalam daftar penumpang penerbangan ini.

Menurutnya, Pesawat Garuda Indonesia penerbangan Aceh menuju Jakarta pada awalnya dijadwalkan berangkat sekitar pukul 15.00 WIB dari Bandara SIM. Seluruh penumpang juga sudah berada dalam pesawat.

“Pilot sudah menyatakan siap berangkat. Pesawat sudah menuju landasan. Namun tiba-tiba berhenti dan ada pengumuman penundaan keberangkatan. Penumpang diarahkan ke ruang tunggu,” kata Haji Uma.

Berdasarkan keterangan petugas di Bandara SIM, kata Haji Uma, pesawat mengalami kebocoran pada tabung baling-baling. Informasi ini baru disampaikan oleh teknisi pesawat pada detik-detik jelang keberangkatan.

Penumpang kemudian diminta bersabar untuk penerbangan selanjutnya pada pukul 20.30 WIB. “Katanya akan ada pesawat yang membawa alat untuk memperbaiki kerusakan tadi. Namun pada pukul 20.30 WIB, juga belum bisa dipastikan dapat berangkat,” ujar senator asal Aceh ini.

Haji Uma sendiri mengaku lebih memilih menunda keberangkatan pada Rabu malam.

“Saya batal berangkat hari ini. Mungkin baru kembali berangkat ke Jakarta pada Kamis pagi. Rencananya pukul 07.00 WIB. Namun kata petugas bisa jadi kembali tertunda hingga pukul 15.00 WIB. Padahal saya ada rapat dengan Kementerian Tenaga Kerja RI,” ujar Haji Uma.

Haji Uma mengaku kesal karena lambannya respon dari manajemen Garuda di Aceh. “Responnya sangat lamban,” ujarnya.[]

  • Uncategorized

Leave a Reply