Home Kampus Mahasiswi Unsyiah Teliti Cara Menanam Selada Tanpa Media Tanah

Mahasiswi Unsyiah Teliti Cara Menanam Selada Tanpa Media Tanah

126
0

BANDA ACEH – Rina Ulviana, mahasiswi Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala meneliti tanaman selada model hidroponik di Kebun Pertanian Unsyiah. Tanaman hidroponik merupakan budidaya tanpa tanah tergantung media.

“Dikatakan media tanam, karena tempat tumbuhnya tanaman dalam air dengan bantuan rockwol atau busa-busa dengan agregat,” kata Rina saat dihubungi portalsatu.com, Jumat, 2 Oktober 2015.

selada hidroponik1

Rina mengatakan tanaman jenis ini bisa menggunakan media kultur air maupun kultur agregat. Agregat merupakan tanaman yang menggunakan benda lain pengganti tanah berupa arang, sekam maupun pasir.

“Kalau dalam air butuh 28 hari setelah tanam baru bisa panen dan lebih cepat untuk masa panennya,” kata mahasiswi semester akhir ini.

Sementara Rina meneliti menggunakan media tanam dengan konsentrasi serta menggunakan air dan agregat.

“Kemarin saya pakai air dan agregat, yang air cuma air dengan nutrisi, untuk medianya rockwol. Sedangkan agregat menggunakan air sama nutrisi juga media yang dipakai arang, pasir maupun sekam,” ujarnya.

selada hidroponik2

Menurut Rina, jika menggunakan konsentrasi misalnya berapa ppm yang mau diberikan nutrisi ke tanaman. “Misalnya 500 ppm, 1000 ppm dan sebagaianya,” ujar mahasiswi angkatan 2011 ini.

Masa untuk penanaman selada hidroponik tersebut butuh waktu dua bulan.

“Kemarin saya mulai semainya siap lebaran Idul Fitri, 21 hari setelah semai baru pindah tanam dan hari Rabu kemarin (30 September 2015) baru panen, tetapi kalau untuk hasil belum teliti karena belum mengolah datanya. Kalau hal yang ingin saya capai pastinya ingin melihat apakah tanaman selada ini bisa tumbuh tanpa harus menggunakan tanah dan apa bisa diterapkan sistem budidaya hidroponik wick ini,” ujar Rina.[] (bna)