Home Kampus Aktivis: Jangan Hapus Ospek Kampus

Aktivis: Jangan Hapus Ospek Kampus

80
0

BANDA ACEH – Pelarangan menyelenggarakan orientasi pengenalan kampus menimbulkan beragam komentar. Adalah Ariful Azmi Usman, aktivis sekaligus penulis ini memiliki pandangan tersendiri terkait pelarangan Ospek di kampus Unsyiah.

“Pengenalan kampus dan kehidupan kampus kepada mahasiswa baru seharusnya jangan dilarang,” kata mahasiswa FISIP Unsyiah ini saat ditemui portalsatu.com, Kamis, 30 Juli 2015.

Ia mengatakan kehidupan saat di sekolah berbeda dengan saat kuliah sehingga pengenalan kampus untuk mahasiswa baru itu penting.

“Mahasiswa baru seharusnya tahu bagaimana kehidupan kampus dan organisasi apa saja yang ada, sehingga dia bisa beradaptasi dengan cepat dan tidak menjadi mahasiswa yang apatis,” ujarnya.

pamplet larangan ospekMenurutnya kebijakan kampus terkait pelarangan ospek atau kegiatan lain yang melibatkan mahasiswa baru dan mahasiswa lama harus dikaji kembali dan jangan langsung dilarang.

“Seharusnya jika ada yang tidak beres maka harus dibenahi bukan dihancurkan, ibarat sebuah dapur, jika ada kotoran kucing maka tidak perlu menghacurkan dapurnya tapi cukup dibersihkan saja dapurnya,” ujarnya.

Ariful mengatakan orientasi pengenalan kampus itu ada manfaatnya dan jika ada penyalahgunaan oleh oknum tertentu maka oknum tersebut yang harus ditindak. “Jika kesalahannya ada pada sistem maka sistemlah yang harus diperbaiki,” katanya.[](bna)

Laporan: M. Fajarli Iqbal

Foto: Ilustrasi Ospek di salah satu perguruan tinggi swasta di Aceh. @Zahratil Ainiah/portalsatu.com